Disperindag Jatim Gandeng Pemkot Kediri Gelar Pasar Murah dan Pameran IKM

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah dan pameran produk IKM selama dua hari, terhitung pada hari Sabtu dan Minggu. Gelaran ini dilaksanakan di halaman UPT Perlindungan Konsumen Disperindag Jatim Jl Sudanco, Kota Kediri.

Pertemukan Pelaku IKM dan Buyer dengan Prokes Ketat
Kota Kediri, Bhirawa
Dalam rangka stabilisasi harga barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2020 dan Tahun Baru 2021, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah dan pameran produk IKM selama dua hari, terhitung pada hari Sabtu dan Minggu. Gelaran ini dilaksanakan di halaman UPT Perlindungan Konsumen Disperindag Jatim Jl Sudanco, Kota Kediri.

Kepala Dinas Perindag Provinsi Jatim, Drajat Irawan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin yang dilakukan oleh Pemprov. Jatim dan rencananya akan dilakukan oleh seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Timur sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh masing-masing daerah.

Drajat menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan Pasar murah dan pameran Industri Kecil Menengah (IKM) dimasa pandemi Covid 19 ini, harus dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan, mulai dari jaga jarak, penyediaan handsanitizer dan pemakaian masker.

Pasar Murah juga dilaksanakan untuk menjaga stabilisasi harga menjelang Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, yang mana dalam pelaksanaanya Pemprov. Jatim menggandeng Pemkot Kediri untuk memberikan support terhadap bahan pokok. Sedangkan Pemprov. Jatim sendiri berperan dalam menyiapkan infrastruktur serta dukungan promosi.

“Pemkot Kediri telah menyiapkan Bahan Pokok (Bapok) seperti telur, gula, beras, dan minyak yang disubsidi ongkos angkutnya, ini adalah wujud keperpihakan pemerintah dalam persiapan Natal dan Tahun Baru. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau” terangnya.

Kemudian, selain upaya Pemprov. Jatim dalam stabilisasi harga, pelaksanaan Pameran Produk IKM juga bertujuan untuk memulihkan ekonomi dalam masa Pandemi Covid 19. “Beberapa waktu yang lalu terjadi pembatasan dalam penjualan produk UKM/IKM, sehingga produknya tidak bisa langsung dilihat pembeli atau buyer, untuk itu kita mempertemukan pelaku IKM dengan pembeli dalam upaya pemulihan ekonomi” ujar Drajat.

Dirinya menambahkan bahwa pasar online yang ada di Jawa Timur saat ini kian digiatkan. Saat ini terdapat beberapa marketplace yang sudah bersinergi dengan Pemprov Jatim. Untuk kedepannya, Pemprov. Jatim melalui Dinas Perindag Prov. Jatim kini tengah mempersiapkan aplikasi bernama Dolan Dolan (Dashboard Produk Unggulan) dan Dahan (Dashboard Bahan Pangan), yang nantinya aplikasi tersebut akan menghimpun produk unggulan dari para pelaku UKM/IKM yang ada di Jawa Timur yang akan segera dilaunching.

Kegiatan ini diikuti oleh 27 produk unggulan yang berasal dari para pelaku IKM yang ada di Kota Kediri yang juga merupakan binaan dari Disperindag Jatim, Disperdagin Kediri, Kadin Kediri dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kediri.

Pameran ini dilaksanakan selama dua hari, terhitung mulai tanggal 5 sampai 6 Desember, tujuannya adalah untuk mempertemukan antara penjual dan pembeli. Gelaran ini dilakukan dengan tetap melakukan protokol kesehatan yang cukup ketat, mulai dari masuk area pameran petugas sudah melakukan pengecekan suhu tubuh, menyiapkan hansanitizer, serta mewajibkan penggunaan masker.[van]

Tags: