Disperindag Sumenep Temukan Merica Palsu di Pasar Anom

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Sumenep, Bhirawa
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, menemukan peredaran merica palsu yang dicampur dengan merica asli di Pasar Anom Baru di Kecamatan Kota.
“Untuk sementara sesuai hasil penelusuran kami, merica palsu itu ditemukan di salah satu pedagang rempah-rempah di Pasar Anom Baru. Saat ini, kami melakukan pendekatan dengan pedagang tersebut untuk mengetahui asal-usul merica palsu itu,” kata Kepala Disperindag Sumenep, Saiful Bahri di Sumenep, Senin (10/11).
Ia menjelaskan, sebelumnya pihaknya menerima laporan dari sejumlah warga tentang merica yang diduga palsu, karena tidak beraroma layaknya merica dan mudah pecah atau hancur. “Kami langsung menindaklanjutinya dengan mendatangi beberapa pedagang merica di Pasar Anom Baru, dan ternyata memang ada merica palsu,” ujarnya.
Untuk sementara, kata dia, merica palsu yang dicampur dengan merica asli itu ditemukan di salah satu pedagang. “Kami mengecek merica yang dijual oleh beberapa pedagang di Pasar Anom Baru. Hasilnya, memang ada di satu pedagang. Sementara di pedagang lainnya, tidak ada temuan merica palsu,” ucapnya.
Saiful juga mengemukakan, merica palsu tersebut diduga dibuat dari singkong atau ketela pohon yang dikeringkan. “Saat ini, kami masih mendalaminya, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengetahui bahan yang digunakan untuk membuat merica palsu tersebut,” katanya.
Dalam beberapa bulan terakhir, harga merica di tangan pedagang eceran telah mengalami kenaikan, yakni dari Rp160 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 200 ribu per kilogram bahkan hingga Rp250 ribu per kilogram. [Sul,ant]

Tags: