Disperta Kabupaten Bondowoso Janjikan Asuransi Petani Gagal Panen

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bondowoso, Dwi Wardana. (Ihsan Kholil/Bhirawa)

Bondowoso, Bhirawa
Dinas Pertanian dan Peternakan (Disperta) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur menjamin bantuan ganti kerugian bagi petani yang mengalami gagal panen akibat cuaca ekstrim. Bantuan ganti rugi tersebut bisa diklaim oleh petani melalui Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).
Hal ini yang disampaikan oleh Kepala Disperta Dwi Wardana usai acara peresmian musala Al-Ikhlas. Menurutnya, asuransi tersebut sudah dimanfaatkan oleh para petani yang mengalami gagal panen dalam beberapa tahun terakhir. Ia menjelaskan, jika petani mengalami gagal panen karena kebanjiran, serangan hama penyakit, kekeringan, atau karena bencana lainnya, maka melalui asuransi tersebut petani bisa mengklaim sebesar Rp.9 juta per hektar. Jumlah itu diharapkan cukup untuk mengolah tanah kembali, membuat pembibitan sampai pada tanam ulang.
“Ketika terjadi sesuatu jangan tinggal diam. Segera lapor. AUTP Rp. 9 juta perhektar,” paparnya di kantor setempat, Rabu (8/1).
Dijelaskannya, bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada petani agar saling menjaga terhadap keselamatan tanaman. Begitu juga menganai update perkiraan cuaca dan imbauan dari Ditjen Tanaman Pangan selalu disampaikan kepada petani melalui penyuluh.
“Kita imbau kepada penyuluh agar informasi dari BMKG maupun Ditjen Tanaman Pangan agar disampaikan kepada petani. Juga sosialisasi pembinaan untuk saling menjaga terhadap keselamatan tanaman,” jelasnya Dwi-sapaan akrabnya.
Dwi menambahkan, meskipun cuaca saat ini memang cukup ektrim, namun kemudian tidak terlalu mengancam terhadap tanaman.
“Sudah ada beberapa tanaman di lokasi mengalami kerusakan tapi belum terlalu mengkhawatirkan,” terangnya. [san]

Tags: