Dispora Jatim Siap Sambut Grand Design Keolahragaan Nasional

Dispora Jatim siap menyambut Program Grand Design Keolahragaan Nasional. Tampak kegiatan seleksi angkat besi PPLP di Kota Kediri.

Dispora Jatim, Bhirawa
Dinas Kepemudaan dan Olah Raga (Dispora) Jatim siap menyambut Program Grand Design Keolahragaan Nasional yang digagas Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) yang beberapa waktu lalu sempat uji publik di Surabaya.
Menurut Kadispora Jatim, Supratomo, kini Dispora sudah menyiapkan seluruh fasilitas baik sarana prasarana hingga tenaga pelatih yang kompeten di bidangnya. ”Jatim sudah siap melaksanakan Grand Design Keolahragaan Nasional, apalagi disana ada target olimpiade 2032 dan Indonesia ikut bidding tuan rumah Olimpiade 2032,” katanya, Senin (10/5).
Lebih lanjut, Supratomo mengatakan, Jatim juga siap ditunjuk sebagai penyelenggara pembinaan olah raga program ini. Sebab kini di Jatim sudah menggelar Program Pusat Pendidikan dan Latihan Olah Raga Pelajar (PPLP) maupun PPLP yang menjaring atlet berbakat dari kalangan pelajar.
“Rencanannya di Grand Design Keolahragaan Nasional akan membina 14 cabang Olahraga (Cabor) dan merekrut atlet berusia minimal 13 tahun dan Jatim siap jika ditunjuk sebagai tempat berlatih bagi atlet itu,” katanya.
Supratomo juga menjelaskan, selama ini Program PPLP/PPLP sudah digelar dan melahirkan banyak atlet potensial baik bagi Jatim maupun nasional. Program ini juga digelar disebar di beberapa daerah, seperti di Surabaya untuk Cabor Dayung, Panahan, di Kediri atletik, angkat besi, di Malang cabor gulat, balap sepeda, pencak silat di Pasuruan dan lainnya.
Mereka yang masuk PPLP/PPLP itupun harus melalui serangkaian test yang sangat ketat. Setelah lolos tes, mereka akan dilatih oleh para pelatih yang memiliki kompetensi di bidangnnya.
Dengan pengalaman itulah Dispora Jatim mengaku sudah siap jika Kemenpora menunjuk Jatim untuk membina Cabor yang ada di Grand Design Keolahragaan Nasional. ”Dispora juga sudah sering menggelar talent scouting dan kami juga sudah memiliki data atlet muda berbakat,” katanya.
Seperti diketahui, Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora), Zainudin Amali, terus mengebut Grand Design Keolahragaan Nasional. Hal itu dilakukan demi menelurkan juara dunia dari Indonesia.
Uji publik sudah dilakukan Menpora dengan beberapa pakar, akademisi, dan seluruh stakeholders olahraga Indonesia lainnya. Menurut Menpora publik Grand Design Keolahragaan di Surabaya kali ini adalah etape terakhir yang sebelumnya telah dilakukan di perguruan tinggi lainnya.
Grand Design olah raga nasional disusun setelah adanya arahan dari Presiden Joko Widodo untuk mereview kembali pola pembinaan olahraga sehingga dapat meningkatkan prestasi olahraga nasional. [wwn]

Tags: