Distan Kota Batu dan Dinkes Gelar Pemeriksaan Hewan Kurban

Untuk menjamin kesehatan daging kurban, Distannak dan Dinkes telah melakukan pemeriksaan hewan kurban di lapak penjualan hewan kurban yang ada di Kota Batu, Selasa (28/7).

Kota Batu, Bhirawa
Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Kota Batu memastikan daging kurban yang beredar di Kota ini pada Hari Raya Idul Adha mendatang memenuhi standar kesehatan dan layak konsumsi. Karena itu mereka menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) kota setempat untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban, Selasa (28/7).

Hal ini dilakukan di sejumlah lapak penjualan hewan kurban yang ada di Kota Batu. Selama melakukan pemeriksaan hewan kurban, tim pemeriksa juga menyemprotkan cairan disinfektan di lapak pedagang. Selain itu mereka juga meminta pedagang untuk tetap menjalankan protokol kesehatan.
.
“Alhamdulillah dalam pemeriksaan hari ini (kemarin), kita tidak menemukan adanya hewan kurban yang sakit,” ujar Kadistan Kota Batu, Sugeng Promono, Selasa (28/7).

Ia menyebutkan ada sekitar 30 pedagang hewan kurban yang telah dicek kesehatan hewann satu persatu. Dengan pemeriksaan ini diharapkan hewan kurban yang dijual dari luar daerah baik jenis kambing ataupun sapi juga tetap terkontrol kondisi kesehatannya. Dan tempat penjualan hewan yang telah kami cek dan memang dinyatakan bersih akan kami berikan stiker.

“Selain itu hewannya juga kami berikan tanda berupa label nama kalau memang hewan tersebut telah layak dikonsumsi dan dinyatakan sehat,” tambah Sugeng.

Sementara, Kadinkes Kota Batu, Drg Kartika Trisulandari mengatakan ke depan pihaknya juga akan melakukan rapid test atau tes massal untuk penjual hewan kurban. “Selain itu rapid test juga akan kita lakukan terhadap juru potong hewan kurban,”ujar Kartika.

Diketahui, dalam Hari Raya Kurban tahun ini Pemkot Batu menyarankan agar masyarakat menyembelih hewan kurbannya di Rumah Potong Hewan (RPH). Layanan pemotongan di RPH kali ini tanpa dikenai biaya pemotongan alias gratis. Langkah yang dilakukan itu sebagai upaya antisipasi penyebaran virus korona (Covid-19) selama perayaan Hari Raya Idul Adha.

Kebid Peternakan dan Perikanan di Distannak Kota Batu, Lestari Aji mengatakan bahwa masyarakat yang berkeinginan memotongkan hewan di RPH Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo ini cukup mendaftar saja. Kemudian pihaknya akan menjadwalkan waktu penyembelihan hewan kurbannya.

“Untuk masyarakat yang menyembelihkan kurbannya di Idul Adha ini kita gratiskan, namaun kalau layanan kepada penjual tetap dikenai biaya pemotongan sesuai perda yang ada,” kata Lestari.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan pemotongan hewan diperkirakan dimulai pada 31 Juli sampai 2 Agustus. Dan di Kota Batu, dari 24 desa/kelurahan yang ada terdapat sekitar 300 titik pemotongan hewan kurban. [nas]

Tags: