Distribusi Naskah UN Tuntas

3-tamDindik Jatim, Bhirawa
Distribusi naskah soal Ujian Nasional (UN) tuntas  dilakukan Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim. Setelah menyelesaikan pengiriman  untuk wilayah Kalimantan dan kepulauan di Jatim, kali ini naskah sebanyak 4.185 boks disebar ke 21 kabupaten/kota di Jatim, Kamis (3/4).
Kepala Dindik Jatim Dr Harun MSi menuturkan, sesuai jadwal yang telah ditentukan, pengiriman naskah dilakukan secara bertahap selama dua hari, kemarin dan Jumat  (4/4) hari ini. “Dengan pengiriman ini, persiapan UN 2014 jenjang SMA/SMK/MA dan Paket C saya nyatakan tuntas seratus persen. Kita tinggal menunggu hari pelaksanaannya saja,” terang Harun usai melepas distribusi naskah soal di PT Jasuindo Tiga Perkasa, Gedangan Sidoarjo.
Harun menjelaskan, pengiriman pertama kemarin dilakukan untuk menjangkau daerah-daerah pinggiran Jatim. Di antaranya ialah daerah perbatasan wilayah Mataraman, Pantura, dan Tapal Kuda. Sementara untuk wilayah terdekat dengan percetakan akan dikirim pada hari kedua. “Kita prioritaskan yang terjauh dulu. Baru berikutnya yang terdekat,” ungkap dia.
Dari jumlah boks yang dikirim, kata Harun, daerah yang terbanyak ialah Jember dengan jumlah 424 boks, kemudian Tulungagung dengan 179 boks dan Situbondo sebanyak 167 boks. Mengingat jadwal pelaksanaan yang masih jauh, dia menegaskan agar naskah sementara diamankan di polres setempat. Baru pada H minus 2, naskah bisa didistribusikan ke rayon dan sub rayon.
“Naskah aman, sebab kuncinya ada tiga. Satu dibawa Dindik, satu Perguruan Tinggi (PT) dan satu lagi dibawa pihak kepolisian. Dengan demikian, potensi kebocoran soal hanya akan mencapai 0,00001 persen,” katanya.
Ditanya terkait prestasi, Harun optimis mampu menjawab sesuai dengan permintaan Wakil Gubernur Jatim H Saifullah Yusuf. Yaitu peningkatan prestasi UN bagi Jatim. “Minimal prestasinya harus sama seperti tahun lalu. Menjadi provinsi dengan rerata terbaik dan tingkat kejujuran paling tinggi,” tegas dia.
Sementara itu, Kasie Kurikulum Pendidikan Menengah Pertama dan Pendidikan Menengah Atas (PMP-PMA) Eka Ananda menambahkan, sejauh ini proses pengiriman telah berjalan dengan baik. Hanya saja pengiriman remote, atau pengiriman prioritas wilayah kepulauan Jatim terkendala dengan transportasi. Khususnya untuk Pulau Bawean, hingga saat ini posisi naskah masih berada di polres setempat dan belum tiba ke lokasi.
“Mungkin masih menunggu jadwal kapalnya. Tapi sebelum hari pelaksanaan nanti, pasti sudah sampai ke lokasi,” tutur dia.
Sebelumnya, distribusi untuk wilayah kepulauan untuk Bawean dan Sumenep telah dikirim sejak 1 April lalu. Semestinya, paling lambat naskah telah sampai ke lokasi satu hari sesudahnya. Karena perjalanan menuju lokasi hanya ditempuh selama 8 jam perjalanan. “Yang penting, semua naskah telah diterima daerah. Selanjutnya daerah yang bertanggung jawab agar naskah aman dan terdistribusikan ke satuan pendidikan tepat waktu,” kata dia. [tam]

Rate this article!
Tags: