Diterpa Isu Sensitif, Kunjungan Wisman ke Jatim Diprediksi Turun

20-Turis-wisatawan-asingPemprov, Bhirawa
Data Badan Pusat Statisik (BPS) Jatim menunjukkan, selama Februari 2014, jumlah wisman (wisatawan mancanegara) di JawaTimur dari pintu masuk Juanda danTPK (tingkat hunian kamar) hotel berbintang masing-  masing turun sebesar 2,34 persen dan 1,25 poin.
Data dari BPS Jatim itu, dibenarkan Sekretaris ASITA Jatim, Nanik dengan mengatakan, banyak isu sensitif yang mengurungkan niat wisatawan untuk datang ke Jatim. Diantaranya adanya dampak Kelud erupsi hingga kenaikan tarif Gunung Bromo.
“Kami sudah berupaya mengantisipasi penurunan itu. Akhir Maret lalu kami sudah mengundang pelaku operator Korea dengan upaya ASITA sendiri tanpa bantuan pemerintah. Secara bertahap, negara lainnya khususnya Asia akan kami undang untuk bisa mengundang wisatawan lebih banyak lagi,” kata Nanik ketika dikonfirmasi, Selasa (1/4)
Nanik juga menyayangkan, saat ini sikap antara ASITA dengan Pemprov Jatim utamanya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim masih kurang singkron dalam melakukan aksi promosi dan pemasaran destinasi wisata. “Kesannya jalan sendiri-sendiri. Bahkan, saya kira promosi dan pemasaran di dinas juga tidak berjalan maksimal,” katanya.
Sementara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim melalui Kabid Statistik Distribusi, Sapuan memaparkan, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Jawa Timur melalui pintu masuk Juanda pada bulan Februari 2014 mencapai 16.476 orang atau turun 2,34 persen dibanding jumlah wisman bulan Januari 2014 yang sebanyak 16.870orang.
Secara kumulatif, jumlah wisman Januari-Februari 2014 mencapai 33.346 orang atau turun sebesar 0,72 persen dibanding jumlah wisman periode yang sama tahun 2014 yang mencapai 33.587 orang.
Pada Februari2014 sebagian besar wisman berkebangsaan Malaysia mencapai 3.584 orang atau turun7,17persen, diikuti kebangsaan Singapura1.799 orang atau naik 61,35persen, dan kebangsaan China sebanyak 1.198 orang atau naik 22,75persen dibanding bulan Januari2014.
TPK hotel berbintang di JawaTimur pada Februari 2014 mencapai 46,57 persen atau turun1,25 poin dibanding TPK bulan Januari 2014 yang mencapai47,82persen. Menurut klasifikasi bintang, TPK hotel bintang 5 pada bulan Februari2014 mencapai 59,07 persen dan merupakan TPK tertinggi dibanding TPK hotel berbintang lainnya. SementaraTPK hotel bintang 2 sebesar 49,65 persen, diikuti hotel bintang 4sebesar48,49 persen, hotel bintang 3 sebesar 41,55 persen, dan hotel bintang 1 sebesar 35,43persen.
Sedangkan rata-rata lama menginaptamu (RLMT) Asing pada hotel berbintang bulan Februari 2014 mencapai 3,40 hari, turun 0,46poin dibanding dengan bulan Januari2014 yang sebesar3,86hari.
Untuk RLMT Indonesia pada bulan Februari2014 mencapai 1,92 hari turun 0,11 poin dibanding bulan Januari2014sebesar2,03hari. Secara keseluruhan RLMT pada bulan Februari2014 sebesar 1,98 hari turun 0,16 poin jika dibandingkan dengan bulan Januari 2014 yang mencapai 2,14hari.  [rac]

Jumlah Wisman Masuk ke Jatim Februari2014
Kebangsaan Malaysia mencapai 3.584 orang atau turun7,17persen
Kebangsaan Singapura mencapai 1.799 orang atau naik 61,35persen
Kebangsaan China mencapai 1.198 orang atau naik22,75persen

TPK Hotel Berbintang di JawaTimur Februari 2014
Mencapai 46,57 persen atau turun1,25 poin dibanding TPK bulan Januari 2014 yang mencapai47,82persen.

Menurut klasifikasi Hotel Berbintang
TPK hotel bintang 5 mencapai 59,07 persen
TPK hotel bintang 4 sebesar48,49 persen
TPK hotel bintang 3 sebesar 41,55 persen
TPK hotel bintang 2 sebesar 49,65 persen
TPK Hotel bintang 1 sebesar 35,43persen.

Tags: