Ditinjau Wamendes PDTT, Tanaman Umbi Porang Diekspor ke Jepang

Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami mendampingi Wakil Menteri Desa PDTT Budi Arie Stiadi bersama Anggota Komisi V DPR RI, Hj. Sadarestu Wati melihat hasil temuan fossil Gajah yang ditemukan warga setempat sepeti dalam foto diatas. [sudarno/bhirawa].

Pemkab Madiun, Bhirawa
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Stiadi bersama Anggota Komisi V DPR-RI, Hj. Sadarestu Wati melakukan kunjungan kerja di Desa Klangon dan Desa Sumberbendo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun dalam rangka melihat potensi tanaman porang dan melihat wisata 7 sumber mata air di Kecamatan Saradan, Senin (26/10).

Untuk diketahui bersama, hampir seluruh penduduk Desa Klangon membudidayakan tanaman porang, karena tanaman ini memiliki nilai jual yang luar biasa. Jumlah pembudidayanya semakin bertambah dari waktu ke waktu. Lebih dari 900 petani sudah mengembangkan tanaman dan 650 hektare lahan digarap untuk tanaman ini.

Kesempatan itu, Wakil Menteri Desa PDTT, Budi Arie Stiadi menegaskan, umbi porang ini sudah di ekspor ke jepang, seharusnya masyarakat setempat dapat mengolah seperti orang jepang, tidak hanya dijual umbinya sehingga bisa meningkatkan nilai jual.

“Desa Klangon harus bisa mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengembangkan turunan produk porang ini. Jadi jangan hanya berhenti menjual umbi porang saja, tapi harus sampai bisa produksi porang sendiri. Jepang bisa membuat beras dari porang yang sekarang malah di ekspor ke indonesia, beras ini nilai jualnya sangat tinggi karena bisa untuk diet. Tak hanya itu, juga bisa untuk bahan kosmetik dan lain sebagainya. Yang jelas, porang ini memiliki manfaat yang banyak untuk kesehatan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami menyatakan langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemkab Madiun selain bekerja sama dengan Perum Perhutani untuk budidaya umbi porang. Pemkab juga bekerja sama dengan perusahaan yang nantinya akan mengambil umbi porang dari petani Kabupaten Madiun.

“Kita berharap harga umbi porang ini stabil sehingga ekonomi petani porang di wilayah Kabupaten Madiun meningkat, jadi jangan menjual bibit porang ini ke-luar, kita sudah patenkan bibit porang ini, kita namakan AE1 yang artinya bibit porang di Kabupaten Madiun ini memiliki kualitas bagus. Saya juga berterimakasih dengan perum perhutani untuk kerjasamanya bersama masyarakat untuk membudidayakan porang khususnya di desa klangon,” tegas Bupati Madiun.

Setelah berkunjung di Desa Klangon, rombongan Wakil Menteri Desa PDTT bersama Anggota Komisi V DPR RI berkunjung ke tempat Pancuran 7 Desa Sumberbendo Kecamatan Saradan. Disana melihat keindahan alam yang berada di hutan Saradan dan juga melihat hasil temuan fossil Gajah yang ditemukan warga setempat.

Dalam kunjungan kerja Wamendes PDTT bersama Anggota Komisi V DPR RI di Kabupaten Madiun itu disambut Bupati Madiun H. Ahmad Dawami dan Wakil Bupati Madiun H. Hari Wiryanto, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono dan Pimpinan OPD terkait di Pendopo Ronggo Djoemeno.[dar]

Tags: