Ditugasi Promosikan Asean-Indonesia Lewat Game dan Animasi

Elia Pramana Putra

Elia Pramana Putra
Pengalaman baru tengah dinikmati Elia Pramana Putra usai didapuk menjadi Duta Muda ASEAN-Indonesia (DMAI) oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia , Retno Marsudi. Staf Laboratorium Komputer Universitas Dinamika (Undika) Surabaya menjadi salah satu dari 19 anggota yang terpilih dari seluruh Indonesia untuk membawa misi memperkenalkan Asia Tenggara ke masyarakat umum.
Hingga tahun 2021 mendatang, Elia akan membawa misi ini tidak hanya di dalam negeri. Melainkan juga di luar negeri. DMAI sendiri dibentuk oleh Kemlu sebagai contoh bagi negara-negara lain dalam melakukan kegiatan konkret bagi Indonesia dan ASEAN. Dengan kemampuannya dibidang game dan animasi, Elia ini akan lebih mudah dalam mengenalkan masyarakat Asean dan Asia Tenggara.
“Momen ini juga menjadi kesempatan bagi saya untuk membuktikkan bahwa bermain game juga punya sisi positif untuk mendongkrak perekonomian. Di samping itu, anak-anak yang terbiasa bermain game juga mempunyai jiwa berjuang yang lebih tinggi,” ujar dia.
Dikatakan pria berusia 24 tahun ini, menjadi Duta Muda Asean-Indonesia juga menjadi modal awalnya untuk melanjutkan program magister di luar negeri. Ia juga memanfaatkan kegiatan itu untuk belajar berdiplomasi dengan para pemuda di berbagai negara. ”Jadi ini juga bagian kesiapan diri saya untuk mengambil S2,” lanjutnya.
Sulung dari dua bersaudara ini juga menyiapkan beberapa target untuk mengembangkan kemampuanya. Salah satunya ingin berkolaborasi dengan Kementrian Luar Negeri (Kemlu) untuk membuat animasi atau game edukasi tentang Asia Tenggara.
“Menurut saya game dan animasi menjadi media yang bagus untuk belajar. Apalagi, di usia 6-12 tahun ini lebih tertarik dan mudah menangkap materi yang dituangkan secara visual atau bergambar,” pungkasnya.
Sebelum dinobatkan menjadi Duta Muda Asean-Indonesia, Elia sendiri telah mengajukan portofolio yang membahas soal jejaring anak muda dalam menggunakan teknologi game (e-sport). Terlebih ia menjadi satu-satunya peserta yang berkompeten di bidang game dan animasi. [ina]

Tags: