DLH Kabupaten Malang Layani Masyarakat Gunakan Aplikasi e-Sempurna

TPA Talangagung, Desa Talangagung, Kec Kepanjen, Kab Malang, yang dikelola DLH kabupaten setempat, kini juga sebagai tempat wisata pendidikan

Kab Malang, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus meningkatkan pelayanan masyarakat, yaitu dengan memberikan pelayanan melalui aplikasi yang langsung bisa menggunakan smart phone atau telepon genggam yang memiliki teknologi android. Sehingga Orginisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan pemerintah setempat kini dalam pelayanan masyarakat sudah beralih ke digital
Sehingga dengan menggunakan digital, maka masyarakat dalam urusan apa saja, cukup melalui smart phone dengan mendownload aplikasi yang diinginkan. Termasuk juga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang memiliki terobosan baru untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah dengan menerapkan aplikasi e-Sempurna.
Kepala DLH Kabupaten Malang Ir Budi Iswoyo, Minggu (5/1), kepada wartawan mengatakan, e-Sempurna merupakan layanan berbasis digital. Sedangkan aplikasi itu dibuat untuk memberikan kecepatan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor DLH untuk melakukan pengaduan. Namun, cukup menggunakan smart phone, karena sekali pencet tombol, pihaknya segera melakukan pelayanan.
Dan aplikasi yang kita miliki ini, lanjut dia, itupun juga termasuk masalah pengaduan dalam pengangkutan sampah. Sedangkan untuk saat ini, pihaknya telah memiliki 34 unit truk pengangkut sampah, dan 30 unit truk tersebut, dianyatanya kini kita lengkapi dengan Global Positioning System (GPS) tatau sebuah sistem untuk menentukan letak di permukaan bumi dengan bantuan penyelarasan (synchronization) sinyal satelit. “Dengan begitu akan kita ketahui pergerakan truk pengangkut sampah dapat terpanyau,” ujarnya.
Misalnya, kata Budi, saat ada truk pengangkut sampah yang rusak, maka dengan cepat truk sampah yang lainnay akan menggantikan. Karena dari aplikasi ini, pergerakan truk sampah dapat terpantau dengan baik. Sehingga dengan aplikasi e-Sempurna tersebut tidak ada sampah menumpuk ditempat pembuangan sampah sementara, dan kesemuanya bisa memantau. Sedangkan e-Sempurna sendiri
telah memiliki beberapa fasilitas, yaitu e-Sampah, e-Data, e-Kuling, e-Dumas, dan e-Ikplhad.
“Sedangkan untuk e-Sampah, layanan berisi tentang beragam informasi sampah. Mulai dari jumlah sampah yang dibawa ke Tempat Pembuiangan Akhir (TPA) sampai dengan jumlah atau volume sampah di TPA,’’ terangnya.
Budi menjelaskan,truk pengangkut sampah sudah dipasang GPS, akan kita ketahui berapa jumlah truk yang setiap hari melakukan pengangkutan sampah, Nomor Polisi (Nopol) hingga siapa yang saat itu sebagai pengemudi truk sampah tersebut. Dan untuk mendukung aplikasi itu, DLH juga melengkapi para pengemudi dengan Handy Talky (HT). Sedangkan alat komunikasi itu dapat digunakan untuk mengirimkan pesan kepada pengemudi saat ada kendaraan pengangkut sampah lain rusak.
“Aplikasi e-Sempurna dibuat untuk menjawab tantangan layanan 4.0 atau revolusi industri. Karena kesemuanya harus ditangani secara cepat dan tepat, terkait pengaduan masyarakat, termasuk juga pengaduan tentang pencemaran lingkungan yang dilakukan perusahaan,” tuturnya.  
Meskipun, Budi menambahkan, aplikasi e-Sempurna masih relative baru, namun cukup banyak direspon oleh masyarakat. Karena rata-rata lebih dari lima orang masyarakat Kabupaten Malangh yang membuat pengaduan dan meminta pelayanan kepada DLH. Sehingga dengan respon masyarakat itu, maka dirinya terus mengembangkan agar aplikasi ini betul-betul menjadi sempurna. [cyn]

Tags: