DLH Sampang Bentuk Tim Khusus Tangani Limbah Bekas APD

Sampang, Bhirawa.
Limbah APD termasuk masker merupakan limbah dengan kategori bahan Berbahaya dan beracun (B3). Untuk itu pemkab Sampang menyiapkan tim khusus penanganan limbah bekas APD pandemi Covid-19.

Terutama limbah masker banyak digunakan oleh masyarakat, dan tentunya akan menghasilkan limbah yang cukup banyak khususnya diwilayah pemukiman warga.

Maka dari itu, harus ada penanganan khusus dari instansi terkait untuk mengolah limbah yang masuk dalam kategori limbah yang mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang, Faisol Ansori mengatakan, bahwa untuk pengelolaan limbah medis yang berada diwilayah Fasilitas Kesehatan itu dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Sampang.

Namun, untuk penanganan limbah bekas APD yang ada wilayah pemukiman warga di area Kota Bahari pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk penanganan limbah tersebut.

“Ada satu tim khusus yang terdiri dari 2 orang yang bertugas untuk mencari dan memisahkan limbah bekas APD diwilayah permukiman warga,” ungkapnya, Kamis (29/7).

Menurutnya, tim tersebut akan melakukan penyisiran dalam setiap wilayah sebanyak 2 sampai 3 kali dalam satu Minggu menggunakan kendaraan roda tiga.

Tidak hanya tim itu saja, melainkan dari reguler atau petugas yang biasa memungut sampah di wilayah pemukiman juga melakukan hal yang sama.

“Jadi untuk limbah bekas Covid-19 seperti masker kita akan pisahkan dari sampah lainnya,” ucapnya.

Faisol juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya diwilayah pemukiman perkotaan agar memisahkan limbah bekas penanganan Covid-19 dikantong tersendiri.

Hal itu untuk mempermudah para petugas untuk melakukan penanganan terhadap limbah berbahaya tersebut.

“Kami minta sebelum sampah itu dibuang di sobek terlebih dahulu, karena khawatir akan disalah gunakan oleh orang tidak bertanggung jawab,” Pungkasnya. (Lis)

Tags: