Dokter Spesialis Sering Telat

5-Dokter telat-kar-1Kota Mojokerto, Bhirawa
Manejemen RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto hampir kehabisan cara untuk meningkatkan kedisiplinan dokter spesialis. Meski pernah disidak Wakil Wali Kota Suyitno, tapi tetap saja para dokter spesialis itu telat datang melayani pasien.
Salah satu program baru yang bakal diterapkan yakni dengan menempatkan pinjer (alat absen elektronik) di beberapa titik RSUD.
‘’Kita akan bekerja sama dengan BKD untuk menertibkan PNS mulai dari dokter dan staf di RS ini. Semua ini untuk menuju service city sesuai misi MY (Masud Yunus-Suyitno),’’ ujar Kabag Umum RSUD dr Wahidin SH, Supriyanto, Rabu (21/5) kemarin.
Menurut Supriyanto, pihaknya akan menempuh pemanfaatan alat absen elektronik pinjer. Meski diakui terlambat namun ia yakin langkah yang akan ditempuh manejemen ini efektif.
‘’Kita akan membuatkan pinjer print yang ditempatkan ditiga titik dalam RS dan membuat ruang dokter. Ya agar dokter-dokter mudah kalau mau absen,’’ tambahnya.
Dengan pinjer dan sosialisasi yang akan dilakukan, Supriyanto optimis, akan mendapati kesadaran dokter. Program absen elektronik ini telah terlebih dahulu diberlakukan bagi staf RS tipe B Dan itu terbukti efektif.
‘’Aturan yang sama diberlakukan bagi dokter. Mereka akan masuk kerja sama dengan yang lain yakni pukul 07.30 WIB,’’ pungkasnya.
Sulitnya mendapat formasi dokter spesialis dalam setiap rekrutmen PNS diduga menjadi pemicu kemalasan sejumlah oknum dokter masuk kantor. Beberapa dokter biasa datang berkisar antara pukul 07.30 WIB bahkan terkadang jam 09.00 WIB. Akibatnya menggangu pelayanan terhadap pasien.
Di RS ini memiliki 20 dokter spesialis, dua dokter gigi dan 13 dokter umum.
Untuk kategori RS tipe B, kata sumber Bhirawa, idealnya satu poli dibawahi dua dokter spesilialis. Dan di RS ini belum tercover seluruhnya untuk memenuhi standarisasi tipe B karena dari jumlah poli 17 hanya ditangani beberapa dokter saja. [kar]

Keterangan Foto : Antrean pasien di RSUD Kota Mojokerto akibat dokter spesalis terlambat hadir, Rabu (21/5) kemarin.n [kariyadi/bhirawa]

Rate this article!
Tags: