Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kota Probolinggo Melalui Ekonomi Biru

Habib Hadi di seminar ekonomi biru untuk kota Proboinggo.[wiwit agus pribadi/bhirawa]

Pemkot Probolinggo, Bhirawa.
Salah satu komponen lapangan usaha pendukung pertumbuhan ekonomi yakni pada sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Sektor perikanan memiliki peranan yang sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat sehingga perlu terus dikembangkan agar mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang positif.

Dengan potensi laut yang luar biasa dapat dipastikan sektor perikanan mampu menunjang pertumbuhan ekonomi positif di Kota Probolinggo. Hal inilah yang melatar belakangi Bappeda Litbang Kota Probolinggo menggelar seminar ekonomi biru dalam menunjang sektor perekonomian di Orin hall and resto. Kurang lebih 50 orang peserta yang ikut dalam seminar ini, terdiri dari perangkat daerah, stakeholder, poklatsar, pembudidaya, dan penggiat sektor perikanan di Kota Probolinggo.

“Tujuan digelarnya seminar ini untuk meningkatkan iklim investasi yang berkelanjutan melalui ekonomi biru, mencapai kesejahteraan melalui pemanfaatan sumber daya alam yang ada khususnya di sektor perikanan dengan inovasi dan kewirausahaan serta tetap menjaga kelestarian ekosistem, dan meningkatkan wawasan stakeholder sektor kelautan dan perikanan dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan,” ujar Sekretaris Bappeda Litbang Dwi Agustin Puji Rahayu, Jum’at (3/12).

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin menyambut baik kegiatan seminar ini sebagai langkah untuk mempersiapkan diri dalam mengembangkan semua potensi yang ada di wilayah Kota Probolinggo. Salah satunya melalui perkembangan pelabuhan yang ada di wilayah Kota Probolinggo.

“Warga harus hadir dan ikut serta dalam pengembangan kemajuan ekonomi. Jangan sampai kita hanya jadi penonton, tapi harus menjadi manfaat bagi diri sendiri, lingkungan dan masyarakat Kota Probolinggo,” terang wali kota.

Menurutnya, ada 3 kunci yang harus dilakukan yaitu ikhtiar Pemerintah Kota Probolinggo terus berusaha melalui program-program untuk kesejahteraan masyarakat. Kemudian yang kedua dengan doa, memohon agar tujuan dan maksud dari usaha tersebut dapat terwujud dan bermanfaat. Dan yang terakhir adalah tawakal atas usaha dan doa yang telah dilakukan.

“Tawakal (pasrah) karena sudah berusaha dan berdoa. Semua ini tergantung bagaimana respon dan kemauan dari masyarakat yang sudah didorong dan didukung oleh pemerintah. Jika warga mau merespon dan bertawakal bersama tentunya kita bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” bebernya.

Lebih lanjut Habib Hadi optimis di tahun 2021 ini dan 2022 mendatang pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo akan meningkat. Dengan optimalisasi sumber daya perairan dan perikanan yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui berbagai kegiatan yang inovatif dan kreatif dengan tetap menjamin keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.

“Mari bersama kita kembangkan dan optimalkan potensi yang dimiliki dengan memperkuat sendi-sendi dan pondasi ekonomi kerakyatan di Kota Probolinggo. Serta meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia dan produk yang kita miliki,” harapnya.

Wali kota tetap mengingatkan warga yang belum melakukan vaksinasi covid-19 agar segera divaksin untuk meningkatkan imunitas dan kekebalan komunal (herd imunity).

“Mudah-mudahan di liburan nataru (natal dan tahun baru) ini tidak ada lagi muncul varian baru covid-19 di wilayah Jatim khususnya Kota Probolinggo.
Mari berikhtiar dengan mengikuti imbauan pemerintah. Tetap kompak dan bersama-sama menjaga supaya ke depan perekonomian tetap bisa bangkit dan aktivitas tetap bisa dilakukan tanpa adanya pembatasan-pembatasan seperti sebelumnya,” pesannya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setiorini Sayekti, Kepala Balitbang Provinsi Jatim Anom Surahno, dan narasumber Kepala DPKP Aries Santoso dan Kabid Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kota Probolinggo Achsan Jamalurrusid.(Wap)

Tags: