DPR-RI Sidak Banjir Sempol Bondowoso

Pejabat KPH Perhutani bersama lintas instansi saat bersama Ir. M. Nasim Khan menggelar pertemuan membahas penanganan banjir di Desa/Kecamatan Sempol. [sawawi/bhirawa]

Pejabat KPH Perhutani bersama lintas instansi saat bersama Ir. M. Nasim Khan menggelar pertemuan membahas penanganan banjir di Desa/Kecamatan Sempol. [sawawi/bhirawa]

Bondowoso, Bhirawa
Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. M. Nasim Khan, melakukan kunjungan kerja ke daerah pemilihan (dapil) III Jawa Timur, yang mewilayahi Banyuwangi, Bondowoso dan Situbondo, Jumat kemarin. Setelah sebelumnya menggelar acara di ruang Rapat Bupati Situbondo membahas peningkatan ekonomi bersama sejumlah BUMN dan BUMD, Nasim Khan, melanjutkan agenda kerja ke Kota Tape, Bondowoso.
Selama reses di Bondowoso, pria yang berangkat menjadi wakil rakyat dari PKB itu melakukan serap aspirasi ke Desa/Kecamatan Sempol, bersama KPH Perhutani Bondowoso (Situbondo-Bondowoao) dan sejumlah lintas instansi terkait. Diantaranya, PTPN XII, Bappeda Kabupaten Bondowoso, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bondowoso, Camat Sempol, Danramil Sempol, Kapolsek Sempol serta Kepala Desa se-Kecamatan Sempol. “Kami kesini (Sempol) untuk menampung aspirasi masyarakat,” kata Nasim Khan.
Mantan kader PPP itu menambahkan, dalam kunjungannya ke Kabupaten Bondowoso  dirinya membahas secara serius soal penanganan bencana alam banjir bandang  di Desa Sempol, Kecamatan Sempol, Kabupaten Bondowoso, yang terjadi baru-baru ini.
Selain itu, kata Ir. M Nasim Khan, pihaknya juga membahas solusi terbaik agar banjir tidak terulang kembali di Desa/Kecamatan Sempol. “Diambil kesepakatan kita bersama sejumlah instansi untuk saling bertekat mengatasi masalah bencana banjir,” terang Nasim Khan.
Secara tehnis, kata Nasim, cara terbaik menangani bencana banjir yang terjadi di Desa/Kecamatan Sempol, harus dibuatkan jalur pembuangan air yang memadai serta memperbaiki plengsengan sungai setempat. “Dari saluran air yang ada, kami minta plengsengannya¬† di tinggikan, sehingga jika ada kiriman air tidak sampai meluber ke permukiman warga,” ujar Nasim Khan.
Pria yang dekat dengan KHR Kholil Asad Samsul Arifin, pengasuh pondok pesantren Wali Songo, Panji, Situbondo itu mengajak KPH Perhutani bersama lintas instansi untuk memiliki rasa kebersamaan dan kekompakan dalam mengatasi banjir.
Artinya, urai Nasim Khan, semua lembaga harus bersatu melakukan penyuluhan kepada masyarakat Desa/Kecamatan Sempol sehingga penanganan masalah banjir berhasil dengan baik. “Kegiatan ini tidak akan berhasil dengan sempurna, jika semua pihak tidak bersinergi. Maka itulah saya meminta semua elemen harus saling bahu membahu,” harap Nasim, disela sela penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat Dusun Kampung Baru, Desa/Kecamatan Sempol.
Sementara itu, Administratur KPH Perhutani Bondowoso, Ir Damanhuri, mengaku siap dengan ajakan positif anggota DPR RI, Nasim Khan, untuk bersama-sama mengatasi potensi ancaman banjir di Desa/Kecamatan Sempol. Pasalnya, kata Damanhuri, di wilayah Sempol, banyak hutan yang dikelola oleh KPH Perhutani Bondowoso. “Ini merupakan kegiatan yang positif untuk kita implementasikan dalam waktu dekat ini. Sehingga Sempol bebas dari ancaman bencana banjir,” ujar Damanhuri yang diamini Kepala Humas Perhutani, Gani. [awi]

Rate this article!
Tags: