DPRD Dukung Nawa Karsa Bupati Fandi Ahmad Yani

Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir

Gresik, Bhirawa
Rapat paripurna serah terima jabatan bupati dan wakil bupati, di gedung DPRD Gresik yang di hadiri Gubernur Jatim. Dewan siap mendukung dan bersinergi untuk merealisasikan program-program yang ada di dalam nawa karsa Bupati-Fandi Ahmad Yani.

Menurut Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir mengatakan, bahwa lembaga legislatif yang dipimpinnya. Siap membantu mewujudkan Visi-Misi pemerintahan Bupati sekarang, program legislasi saat ini sedang digodok perda kredit lunak, perda perikanan dan pertanian, serta UMKM. Semua dalam rangka percepatan pembangunan, yang menunjang program kerja Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

“Kami siap bersinergi untuk merealisasikan, apa yang menjadi visi dan misi bupati dan wakil bupati terpilih. Karena kita sepakat, untuk kemajuan dan kesejateraan masyarakat Gresik,” ujarnya.

Senada Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim mengatakan, bahwa program yang ada di dalam nawa karsa. Sesuai dengan regulasi yang telah disiapkan dewan, salah satunya, terkait UMKM. Untuk mempercepat tumbuhnya ekonomi masyarakat, di tengah pandemi Covid-19.

Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan mengatakan, tidak hanya realisasi nawa karsa. Namun juga terkait persoalan banjir Kali Lamong, PDAM, kekeringan, kemiskinan hingga pengangguran. Dalam waktu dekat antara dewan dan pemkab, segera melakukan pembahasan untuk bersinergi merealisasikan program nawa karsa.

Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir

“Kami segera merespon paparan yang disampaikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa terkait sejumlah persoalan, dengan memberikan data dan masukan terkait sejumlah persoalan. Akan segera melakukan pembahasan, dan kajian diinternal dewan,” ungkapnya.

Dalam pidatonya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, ada lima poin program prioritas yang akan diselesaikan. Mulai masalah PDAM, kekeringan hingga banjir kali lamong.

”Sudah di rumuskan lima poin yang akan menjadi skala prioritas, berharap DPRD dan Pemkab Gresik bisa bersinergi dengan baik. Agar program prioritas bisa diselesaikan dengan baik,” ungkapnya.

Sedang pidato Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bahwa harapan kepada bupati dan wabup serta DPRD Gresik.

Segera melakukan harmonisasi pasca pilkada, menciptakan suasana kondusif di Gresik. Dan berkoordinasi dengan BPS, untuk menentukan titik nol target kinerja serta menyusun RPJMD paling lambat 6 bulan. [kim.adv]

Tags: