DPRD Jatim Apresiasi Gubernur Tangani Korban Banjir Lamongan

TNI Koramil Paciran dan Brondong bersama Muspika setempat serta BPBD saat menyalurkan paket sembako yang di kirim Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk warga yang terdampak banjir. [Alimun Hakim]

DPRD Jatim, Bhirawa
Gerak cepat Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam menangani korban bencana banjir di Lamongan diapresiasi DPRD Jatim.
“Ditengah fokus untuk penanganan Covid-19, Gubernur langsung tanggap dan gerak cepat dalam membantu masyarakat terdampak banjir di Lamongan. Kami mendukung langkah gubernur tersebut,” kata Anggota Komisi E DPRD Jatim, Kodrat Sunyoto, Rabu (27/5).
Kodrat menyampaikan bahwa masyarakat yang terdampak banjir tersebut sangat membutuhkan bantuan untuk kebutuhan sehari-harinya. Bantuan paket sembako yang dikirim gubernur Khofifah untuk masyarakat terdampat banjir tersebut antara lain paketnya terdiri dari 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, 10 butir telur ayam, 10 bungkus mie instan, dan juga biskuit.Selain itu, karena saat ini juga masih dalam suasana pandemi Covid-19, paket tersebut.ditambah tas kecil berisi paket vitamin, masker dan hand sanitizer.
“Ditengah pandemi Covid-19, kami berharap semua daerah yang memiliki kerawanan bencana meningkatkan kewaspadaan. Selain waspada Covid-19, juga harus siaga terhadap bencana lain yang melanda mengingat saat ini sedang memasuki musim penghujan,” tandas pria asal Lamongan ini.
Sementara itu sebanyak 1000 paket sembako yang di kirim Pemprov Jatim sudah tersalurkan ke korban yang terdampak banjir di Kelurahan Brondong dan Desa Sumberagung Kecamatan Brondong, serta Kelurahan Blimbing Kecamatan Paciran Lamongan.
Kabid Kedaruratan BPBD Lamongan Jannata mengatakan,Ribuan paket sembako yang di kirim Gubernur Jatim dan BPBD Provinsi untuk korban banjir telah kami berikan kepada warga tidak mampu yang terdampak banjir,” kata Jannata. Rabu (27/5).
Rincianya, di Desa Sumberagung sebanyak 60 paket dan Kelurahan Brondong 440 paket dan Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran di sebanyak 500 paket,”beber Kabid Kedaruratan BPBD Lamongan.
TNI – Polri dan BPBD Lamongan mengawal pendistribusianya dengab tetap memperhatikan protokol kesehatan. Tiap paket sembako tersebut berisikan,l kebutihan pokok antara lain beras 5 kg, gula 1 kg, 10 Bungkus mie, 1 Liter minyak gareng dan 10 butir telor.
Sebelumnya, curah hujan yang tinggi terjadi di Lamongan pada Selasa(26/5) pagi. Akibat curah hujan yang tinggi membuat air sungai asinan meluap menerjang perumahan warga di dua Kecamatan yakni Paciran dan Brondong.
Banjir juga menggenangi perumahan warga disekitar Bantaran Sungai Bongris (Batas Wilayah Paciran dan Brondong) dan Lokasi pasar blimbing.
Sekitar 300 rumah terendam dengan ketinggian air sekitar 1 meter.Namun,kondisi air yang merendam rumah warga tak lama kemudian cepat surut.
Koramil setempat beserta jajaran Muspika bereaksi cepat dan tanggap bencana. Koramil daerah pantura di Kecamatan Paciran dan Brondong bekerja ekstra dalam penanganan banjir akibat intensitas hujan yang tinggi itu.
Camat Paciran Yuli Wahyuono di dampingi Danramil Kapten Arm Hari meninjau langsung ke rumah warga yang terdampak. “Selain memberikan bantuan kita memastikan rumahnya yang roboh akibat banjir akan segera di perbaiki,” ujar Yuli di dampingi Danramil saat meninjau di lokasi.
Danramil 0812/18 Brondong Kapten Arh Amrozi yang berada di Lokasi Banjir mewakili Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono menghimbau kepada seluruh masyarakat di sekitar wilayah agar selalu waspada apabila curah hujan lebih deras dan ketinggian air di sungai mulai bertambah, agar masyarakat dapat mengungsi ketempat yang lebih aman.
“Kami selalu berkoordinasi dengan dinas dan intansi terkait untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan ataupun menggungsi dan Babinsa diwilayah Desa Binaannya akan selalu memonitor serta siap membantu masyarakat bagi yang terdampak bencana banjir,” pungkasnya. [geh.aha]

Tags: