DPRD Jombang Desak PT MHI Selesaikan Irigasi

6-FOTO A rur-sidak2Jombang, Bhirawa
Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang mendesak kepada pelaksana pembangunan jalan tol untuk merespon keluhan warga terkait buruknya saluran irigasi. PT Maharga Harjaya Infrastruktur (MHI) selaku pelaksana pembangunan juga diminta menyediakan akses jalan yang layak kepada petani menuju sawah.
Desakan tersebut disampaikan sejumlah anggota Komisi C DPRD Jombang, dipimpin Ketua Komisi, Mas’ud Zuremi, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat persoalan pengairan sawah yang ada di Dusun Santren, dan Dusun Ngrawan, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Jombang, Selasa (13/1) kemarin.
Berdasarkan hasil sidak, Mas’ud Zuremi menilai kondisi irigasi sawah di sekitar pintu masuk jalan tol tersebut kondisinya memprihatinkan. “Saluran air di kawasan itu lebih rendah dari lahan sawah yang berada di utara jalan tol, sehingga petani kesulitan untuk mendapatkan air,” katanya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meminta agar PT MHI agar secepatnya menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani, baik soal irigasi ataupun soal akses jalan ke areal persawahan. “Selain persoalan saluran air, pelaksana pembangunan jalan tol juga tidak menyediakan jalan untuk akses para petani saat musim panen tiba,” terang Mas’ud.
Mas’ud Zuremi mengatakan untuk mempercepat penyelesaian yang dihadapi petani di sekitar jalan tol, pihaknya akan menggelar pertemuan yang melibatkan petani dan PT MHI. “Kami minta untuk dibicarakan di kantor Dewan. Semua pihak terutama warga yang dirugikan akan kami datangkan,” ujarnya.
Kepala Dusun Kedung Banteng, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Sapari, mengaku jika sejak awal dibangunnya jalan tol, warga meminta agar dibangun jalan agar transportasi saat musim panen para petani tidak kesulitan. “PT MHI sudah ingkar, buktinya permintaan itu tidak direalisasikan. Para petani mengalami kesulitan karena tidak ada jalan untuk menuju jalan desa,” keluh Sapari. [rur]

Keterangan Foto : Komisi C DPRD Jombang, dipimpin Ketua Komisi, Mas’ud Zuremi, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat persoalan pengairan sawah yang ada di Dusun Santren, dan Dusun Ngrawan, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Jombang, Selasa (13/1) kemarin.

Tags: