DPRD Kota Blitar Kembali Gelar Rapat Paripurna Bahas Tiga Raperda

Ketua DPRD Kota Blitar, dr. Syahrul Alim didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Agus Zunaidi saat memimpin Rapat Paripurna DPRD Kota Blitar, Selasa (6/10). [Hartono/Bhirawa]

Kota Blitar, Bhirawa
DPRD Kota Blitar kembali melanjutkan pembahasan Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dengan melaksanakan Rapat Paripurna DPRD Kota Blitar yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Blitar, dr. Sahrul Alim didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Agus Zunaidi, Selasa (6/10).

Pada Rapat Paripurna DPRD Kota Blitar tersebut ada tiga agenda, yakni pertama Penyampaian Pandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Raperda tentang Perumda Air Minum dan Raperda tentang Perumda Bank Perkreditan Rakyat, agenda kedua Tanggapan dan Jawaban Wali Kota Blitar terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD dan agenda ketiga Penjelasan Raperda tentang APBD Kota Blitar Tahun Anggaran 2021 oleh Wali Kota Blitar.

Ketua DPRD Kota Blitar, dr. Syahrul Alim mengatakan ada dua Raperda yang membahas tentang Perusahaan Umum Daerah (Perumda) yakni Perumda Air Minum dan Raperda tentang Perumda Bank Perkreditan Rakyat yang sampai saat ini sudah dalam pembahasan di masing-masing Fraksi DPRD Kota Blitar.

“Dimana masing-masing Fraksi DPRD juga sudah menyampaikan Pandangan Umum terhadap kedua Raperda Perumda milik Pemerintah Kota Blitar,” kata Ketua DPRD Kota Blitar, dr. Syahrul Alim.

Lanjut dr. Syahrul Alim, terkait kedua Raperda tersebut pihaknya berharap secara teknis di kedua Perumda Air Minum dan Perumda Bank Perkreditan Rakyat ada perubahan dan peningkatan kualitas pengelolaan yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Blitar.

“Kami berharap ada peningkatan kualitas pelayanan serta pengelolaan kedepan pada kedua Perumda milik Pemkot Blitar ini,” jelasnya.

Selain itu dikatakan dr. Syahrul Alim, terkait dengan Raperda APBD Kota Blitar tahun anggaran 2021 pihaknya masih melakukan pembahasan yang masih difokuskan pada penanganan Pandemi Virus Corona (Covid-19) di Kota Blitar, dimana Rancangan APBD Kota Blitar tahun anggaran 2021 disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran (PPA) tahun 2021 yang telah disepakati bersama Wali Kota Blitar dan DPRD Kota Blitar tanggal 5 Agustus 2020 lalu.

“Berdasarkan penjelasan Wali Kota Blitar terhadap APBD Kota Blitar tahun 2021 masih mengutamakan penanganan Pandemi Covid-19, dan kami juga berharap wabah ini bisa segera berakhir,” ujarnya.

Tambah dr. Syahrul Alim, selanjutnya pihaknya segera menjadwalkan sejumlah agenda, yakni pada tanggal 7-9 Oktober dilaksanakan Rapat Pansus inventarisasi permasalahan soal Ranperda, tanggal 12 Oktober Rapat Kerja Pansus bersama Pemkot pemecahan masalah, tanggal 13 Oktober Rapat Pansus bersama Eksekutif soal finalisasi dan persetujuan bersama. Pada tanggal 14-23 Oktober proses fasilitasi Gubernur soal Ranperda usulan Pemkot, tanggal 15 Oktober rapat Bamperda bersama aeksekutif soal dua Ranperda, Rapat Pansus penyusunan laporan serta Rapat Fraksi terhadap penyusunan Pendapat Akhir Fraksi dan terakhir pada tanggal 19 Oktober Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Pansus, Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi dan Penetapan Persetujuan Dua Ranperda.

“Sesuai dengan tahapan pembahasan Raperda ini, kami berharap kedepan Pelayanan Perumda akan lebih baik lagi, dan pada Rancangan APBD tahun 2021 ini kami masih fokus pada penanganan Pandemi Covid-19,” kata Pjs Wali Kota Blitar, Jumadi.

Sementara perlu diketahui pada Rapat Paripurna yang dimulai pukul 09.00 itu berlangsung dengan aman dan tertib dengan memberlakukan protokol kesehatan yang dihadiri Pjs Wali Kota Blitar Jumadi, Sekretaris Daerah, Rudy Wijonarko, Forkopimda Kota Blitar serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah jajaran pemerintah Kota Blitar. [htn.adv]

Tags: