DPRD Kota Pasuruan Mulai Godok Empat Raperda

Rapat Paripurna I di Gedung DPRD Kota Pasuruan, Selasa (20/4) malam. DPRD Kota Pasuruan menggodok empat raperda. [Hilmi Husain/Bhirawa]

Pasuruan, Bhirawa
Pemerintah Kota Pasuruan mengusulkan empat rancangan peraturan daerah (raperda). Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Helmi mengatakan usulan empat raperda itu disampaikan Wali Kota Pasuruan, H Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dalam Rapat Paripurna I di Gedung DPRD Kota Pasuruan, Selasa (20/4) malam.

Menurut Helmi, dewan sudah membentuk pansus untuk membahas empat raperda yang disampaikan Wali Kota kemarin malam. Pembahasan raperda akan memakan waktu selama seminggu.

“Masih sebatas empat raperda dan itu bisa dibahas dalam masa sidang pertama ini,” ujar Helmi, Rabu (21/4). Keempat raperda itu adalah pertama, Raperda Tentang Pencabutan Peraturan Daerah Kota Pasuruan Nomor 16 tahun 2011 tentang Retribusi Izin Gangguan.

Kedua, Raperda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Pasuruan Nomor 1 tahun 2015 tentang Pengelolaan Pemakaman. Ketiga, Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Pasuruan Nomor 24 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Anak Jalanan, Gelandangan, dan Pengemis.

Keempat, Raperda tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Kota Pasuruan Nomor 13 Tahun 2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah.

Sekadar diketahui, Pemerintah Kota Pasuruan mengusulkan 19 raperda kepada DPRD Kota Pasuruan. Tiga di antaranya raperda APBD, yaitu Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020, Perubahan APBD 2021 dan Raperda APBD 2022. [hil]

Tags: