Dua CJH Desa Oro Oro Ombo Susul Ikut BMH Kemenag Kota Batu

Suasana pembukaan BMH di Kantor Kemenag Kota Batu di gedung IPHI, Jumat (27/5).

Kota Batu,Bhirawa
Berkah dan keberuntungan diperoleh dua warga Desa Oro Oro Ombo Kecamatan Batu yang masuk Daftar Cadangan Calon Jamah Haji (CJH) Kota Batu. Mereka akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Keduanya langsung bergabung dengan 78 CJH lain dan mengikuti Bimbingan Manasik Haji (BMH) yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batu yang dimulai Jumat (27/5).

Dua CJH cadangan yang beruntung tersebut adalah pasangan suami istri, Fakih Syahroni dan Sulismiatun. Keduanya masuk dan ditetapkan berangkat haji tahun ini setelah Kota Batu mendapatkan dua kuota tambahan.

“Dengan adanya tambahan kuota ini berarti total CJH yang berangkat haji tahun ini sebanyak 80 orang,”ujar Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kota Batu, Rahmatullah, Jumat (27/5).

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya ada sebanyak 78 calon haji yang bisa berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Pemilihan didasarkan nomor urut pendaftaran. Selain memastikan 78 orang calon haji bisa berangkat, Kemenag Kota Batu juga menetapkan sebanyak 34 calon jamaah haji cadangan. 

“Dari 34 CJH cadangan ini, ada 14 orang CJH sudah melakukan konfirmasi pelunasan biaya haji tahun ini. Sedangkan 20 orang CJH sisanya, belum melakukan konfirmasi apapun kepada kami,” tambah Rahmatullah. 

Ketika ada beberapa CJH Jatim yang membatalkan pemberangkatan haji di tahun ini maka ada beberapa kuota yang kosong dan bisa diisi CJH cadangan. Dan Kota Batu mendapatkan dua kuota tambahan kuota yang kemudian diisi Fakih Syahroni dan Sulismiatun.

Ditambahkan Kepala Kantor Kemenag Batu, Imam Turmudi mengatakan bahwa peserta BMH yang digelar di gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Batu ini dikuti 80 CJH yang sudah memberikan konfirmasi pelunasan Ongkos Naik Haji (ONH), dan telah ditetapkan berangkat haji tahun ini.

“CJH Kota Batu tahun ini masuk Kelompok Terbang (Kloter) 20 yang akan berangkat bersama CJH dari Kabupaten Gresik, Sampang, dan Kota Probolinggo,”jelas Imam.

Adapun Kloter 20 ini akan masuk Asrama Haji Sukolilo pada tanggal 16 Juni. Pemberangkatan kloter ini masuk dalam gelombang pertama sehingga para jamaah akan masuk Bandara Kota Madinah.

“Hari ini materi BMH adalah penjelasan terkait kebijakan dari Pemerintah, dan dilanjutkan materi tentang Kesehatan oleh dinkes,”jelas Imam. BMH ini akan dilaksanakan selama 6 hari dimana ada 6 kali materi dari tingkat Kota, dan 4 kali materi di tingkat Kecamatan.

Diketahui, adanya pengurangan kuota haji yang diterima Indonesia membuat ada sebanyak 88 CJH dari Kota Batu yang tertunda keberangkatannya. Sebelumnya, telah disiapkan 168 calon jamaah haji dari Kota Batu untuk berangkat ke Tanah Suci tahun ini.

Pengurangan kuota ini imbas dari kebijakan yang diterapkan oleh Kerajaan Arab Saudi. Republik Indonesia mendapatkan kuota 100.151 calon jamaah haji. Sementara Provinsi Jawa Timur mendapatkan kuota 16 ribu orang.(nas.hel)

Tags: