Dua Pansus DPRD Gresik Bahas Pemecahan BPPKAD dan Tatib

Ketua pansus tatib dewan Jumanto.

Gresik, Bhirawa.
Sidang paripurna menetapkan dua pansus, untuk membahas peraturan daerah Nomor 12 Tahun 2016. Tentang pembentukan perangkat daerah, dan tatib baru dewan dalam waktu enam bulan.

Ketua panitia khusus (Pansus) tatib dewan Jumanto mengatakan, bahwa tata tertib (Tatib) DPRD. Berubah karena adanya perubahan ranperda pembentukan perangkat daerah, secara otomatis nama juga berubah nantinya.

“Dengan adanya aturan baru secara SOTK, ada perubahan nimen klatur yang harus di sesuaikan. Seperti mintra kerja di dewan dengan eksekutif, untuk itu tatib mengikuti perubahan,” ujarnya.

Tatib dewan juga ada usulan untuk pembahasan, kehadiran bupati dalam paripurna. Jika bupati berhalangan hadir bisa di wakilkan oleh wakil bupati, dan yang baru bisa di wakilkan oleh sekda. Dilakukan, agar jadwal paripurna yang di jadwalkan sesuai dengan rencana dan tidak ditunda karena berhalangan.

Ditambahkan Jumanto, bahwa tatib juga membahas tentang kedudukan keuangan. Serta sosialisasi peraturan daerah, yang dari ranperda inisiatif dewan. Sekarang sudah dilaksanakan dewan sosialisasi pada masyarakat, dan pansus akan kerja maksimal agar tatib juga segera selesai.

Sementara Ketua Pansus Mohammad Syaifudin, membahas peraturan daerah Nomor 12 Tahun 2016. Mengatakan, masih mempelajari dengan seksama sebab ini dari pemerintah. Akan dilakukan secara rinci, sebab terkait dengan PAD.

Terpisah Wakil Ketua DPRD Ahmad Nurhamim mengatakan, mulai sekarang dua pansus sudah bisa bekerja hingga enam bulan kedepan. Jika nanti di rasa kurang, akan di tambah. [kim.dre]

Tags: