Dua Pejabat BNN Sidoarjo Dilantik

5-foto CSidoarjo, Bhirawa
Sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kab Sidoarjo, tahun 2015 ini diharapkan tak hanya menyentuh instansi pemerintah saja. Tapi juga harus bisa menyentuh pada keluarga-keluarga yang ada di desa.
Menurut Kepala BNN Provinsi Jatim, Brigjenpol Iwan Ibrahim, karena kini pengaruh jahat Narkotika itu, sudah merembet ke desa-desa. Maka sebelum hal itu terjadi harus dicegah.
”Saya minta saat ini, sosialisasi P4GN kalau bisa sampai ke tingkat terkecil yang ada di desa, misal sampai ke tingkat dasa wisma,” ujar Iwan saat memberikan sambutannya, saat melantik dua pejabat baru di BNNK Sidoarjo, Senin (19/1) kemarin, di Kantor BNNK Sidoarjo.
Sementara itu, Kepala BNNK Sidoarjo, AKBP Supriyanto, berharap dengan pengisian jabatan ini, kerja di BNNK Sidoarjo agar bisa semakin berjalan lancar dan bisa meraih hasil yang maskimal dalam melakukan P4GN di Sidoarjo. ”Saya setuju sosialisasi sampai ke pelosok-pelosok desa dan keluarga, agar banyak keluarga yang tahu masalah bahaya Narkoba,” ujarnya.
Muklis Jamil Susilo, pejabat baru yang kini menduduki Kasi pencegahan BNNK Sidoarjo mengatakan, akan mengusahakan pencegahan Narkoba bisa sampai di level keluarga. Kegiatan pertama akan segera dimulai pada akhir Januari 2015 ini.
Tiga titik yang akan digarap diantaranya adalah desa di Kec Tarik, Kec Taman dan Kec Candi. Desa di Kec Tarik dan Desa di Kec Taman menurutnya sangat rawan terjadi peredaran Narkoba, sebab merupakan daerah perbatasan dengan daerah lain. [ali]

Keterangan Foto : Dua pejabat baru BNNK Sidoarjo dilantik, Senin (19/1) kemarin. Mereka diminta Kepala BNNP Jatim, Iwan Ibrahim, agar bisa mencegah pengaruh jahat Narkoba sampai ke level desa dan keluarga. [alikusyanto/bhirawa]

Rate this article!
Tags: