Dua RSUD Kertosono Difungsikan Merawat Pasien Covid-19

Bupati Nganjuk—Novi Rahman Hidayat bersama Wabup Marhaen Djumadi meninjau kesiapan ruang isolasi pasien covid 19 di RSUD Kertosono. [ristika/bhirawa]

Nganjuk, Bhirawa
Mengantisipasi kondisi terburuk, Pemkab Nganjuk mempersiapkan RSUD Kertosono untuk melakukan perawatan terhadap penderita covid 19. Ruang perawatan reguler di rumah sakit dengan predikat akreditasi tingkat madya ini diubah menjadi ruang isolasi dengan kapasitas 35 tempat tidur.
Bahkan Saat ini Pemkab Nganjuk juga mempersiapkan gedung RSUD Kertosono lama yang selama hampir lima tahun ini terbengkelai untuk persiapan perawatan pasien covid 19. Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, saat meninjau kesiapan ruang isolasi di RSUD Kertosono proses penataan ruangan tengah dilakukan. Jika sebelumnya hanya 22 tempat tidur yang siap jadi tempat isolasi pasien korona, jumlahnya bertambah 35 tempat tidur.
“Total ada 35 tempat tidur yang siap untuk merawat pasien penderita covid 19,” jelas Novi sembari menyebut ada delapan ruang isolasi lainnya di RSUD Nganjuk.
Saat ini daya tampung ruang isolasi ada 43 di RSUD Kertosono ditambah dengan RSUD Nganjuk. Jika masih dirasa kurang, ada persiaapan 10 tempat tidur di RS Bhayangkara yang bisa dimanfaatkan. Serta, 4 ruang isolasi di RSI ‘Aisyiyah. Sehingga total ada 57 ruang isolasi yang siap untuk merawat pasien korona.
Terkait kesiapan penanganan kasus korona, Bupati Novi menegaskan, Pemkab Nganjuk menganggarkan total Rp19,3 miliar. Dana itu digunakan untuk membeli alat pelindung diri (APD), disinfektan, dan obat-obatan corona.
“Sarana dan prasarana terkait penanganan covid 19 diuapaayakan semaksimal mungkin,” tandas Bupati Novi. Bersama Wabup Marhaen Djumadi, Plt Sekda Nur Solekan, Kapolres AKBP Handono Subiakto, Dandim 0810 Letkol Kav Joko Wibowo, dan pejabat pemkab lainnya meninjau langsung persiapan dan kelengkapan, disinfekstan dan sterilisasi ruangan untuk RSUD Kertosono. Kamar dan beberapa ruang steril saat ini, bahkan ruang tunggu pasien, lobby, lorong rumah sakit juga tidal lepas dari pantauan petugas.
Saat ini Pemkab Nganjuk juga mempersiapkan gedung RSUD Kertosono lama yang selama hampir lima tahun ini terbengkelai. Rencananya gedung RSUD Kertosono lama yang berada di Desa Kudu Kecamatan Kertosono tersebut juga akan difungsikan untuk ruang isolasi pasien covid 19.
Anggota TNI, Polri dan ASN melakukan kerja bhakti bersih-bersih gedung RSUD Kertosono lama yang memiliki kapasitas rawat inap sekitar 350 pasien. Namun demikian gedung RSUD Kertosono lama tersebut akan benar-benar difungsikan jika jumlah pasien penderita covid 19 di Kabupaten Nganjuk semakin tidak terkendali. [ris]

Tags: