Dugaan TPPU MKP, Bupati Pungkasiadi Diperiksa KPK

Bupati Mojokerto Pungkasiadi memasuki ruang pemeriksaan Tim Penyidik KPK. [kariyadi]

Kabupaten Mojokerto, Bhirawa
Tim penyidik KPK terus melakukan pendalaman dugaan TPPU yang dilakukan mantan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP). Kali ini giliran Bupati Mojokerto Pungkasiadi diperiksa KPK di Polresta Mojokerto, Rabu (29/1). Sebelumnya tim penyidik memeriksa adik kandung MKP yang juga Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.
Saat MKP masih menjabat Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mendampingi MKP sebagai wakil bupati. Setelah MKP resmi ditahan KPK Pungkasiadi dilantik sebagai Bupati Mojokerto hingga saat ini.
Pungkasiadi mendapat giliran diperiksa penyidik KPK selama dua setengah jam pemeriksaan, Pungkasiadi dicecar lebih dari 20 pertanyaan yang fokusnya terkait aset milik MKP dan sumber perolehannya.
Mengenakan kemeja warna putih dan celana warna gelap, Pungkasiadi tiba di Mapolresta Mojokerto sekira pukul 10.30 WIB. Ia langsung menuju di Aula Wira Pratama dengan didampingi Kapolresta Mojokerto AKBP Bogiek Sugiyarto.
Pria yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Mojokerto ini baru keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 12.33 WIB. Ia turun dari lantai dua disusul Ayub Busono Listiawan, seorang pengusaha yang juga menjadi saksi hari ini. “Ada 20 pertanyaan lebih lah,” ujar Pungkasiadi mengingat jumlah pertanyaan penyidik.
Pungkasiadi menyebutkan, materi pertanyaan penyidik lebih banyak soal sumber aset MKP, khususnya ketika menjabat Bupati Mojokerto periode pertama (2010-2015). Bupati yang akrab disapa Abah Ipung ini menjawab tidak banyak mengetahui karena dirinya belum menjadi wakil bupati saat itu.
“Pertanyaan dari penyidik banyak terkait dengan periode pertama (masa jabatan MKP sebagai Bupati Mojokerto). Ya saya sampaikan bahwasanya saat periode pertama saya tidak banyak tahu, termasuk mengenai aset bapak (MKP). Saya banyak yang tidak tahu dan kenal dengan pihak yang ditanyakan penyidik KPK,” ungkapnya.
Pungkasiadi yakin penyidik KPK tidak akan meminta keterangan lagi kepadanya. “Kayaknya semua sudah saya sampaikan jadi hanya sehari ini saja, tidak ada lagi pemeriksaan lanjutan,” pungkasnya sambil melangkah meninggalkan wartawan.
Dalam pemeriksaan penyidik KPK juga menghadirkan sejumlah saksi diantaranya Mieke Juli Astuti, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Dengan mengunakan masker, kemeja putih dan jilbab motif kembang, terlihat mondar mandir menuju ruang penyidikan.
Diketahui, perempuan tadi merupakan istri dari Zainal Abidin, Staf Ahli Bidang Kesra dan SDM Pemkab Mojokerto yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sebelumnya, Zaenal pernah menjabat Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pendidikan Pemkab Mojokerto.
Sedangkan saksi lainnya yang terlihat di lokasi ada empat pria yang juga hilir mudik keluar dari Aula Wira Pratama. Tidak banyak keterangan yang didapat dari keempat saksi ini. [kar]

Tags: