Dukung SDM Unggul, Bangun 34 Tower Rusun Ponpes dan PT Senilai Rp101 Miliar

Jakarta, Bhirawa.
Pada tahun 2020 ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp101 miliar, untuk membangun 34 tower dengan 945 unit Rumah Susun (Rusun) Lembaga Pendidikan KeAgamaan BerAsrama (LPKB). Yang terdiri dari Pondok Pesantren (Ponpes) dan Pendidikan Tinggi, tersebar di 31 kabupaten/ kota. Dari total Rusun, dibangun sebanyak 10 tower senilai Rp42,7 miliar, sudah terkontrak dan sisanya sudah dalam tahap lelang.

“Setiap unit Rusun yang dibangun, telah dilengkapi dengan fasilitas yang layak. Seperti listrik, air bersih dan meubelair meja kursi tamu, meja kursi makan, tempat tidur dan lemari. dilengkapi pula sarana dan prasarana serta utilitas (PSU) seperti tempat parkir dan saluran air,” jelas Menteri PUPR Basuki Hadi mulyono, Senin (8/6).

Menurut Menteri, pembangunan infrastruktur, tidak hanya bertujuan mendukung pertumbuhan ekonomi. Namun juga untuk men dukung Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), sebagai fokus utama pemerintah. Salah satunya dengan menyediakan hunian yang layak berupa Rusun bagi Santri, mahasiswa dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Dengan dibangunnya Rusun tersebut, diharapkn bisa membantu para Santri untuk mendapatkan asrama yang layak. Kedepan, diharapkan akan mencetak SDM yang unggul dan berakhlak mulia,” ujar Basuki. 

Disebutkan, sebelumnya pada periode 2005 hingga 2014, telah dibangun 37 tower dengan 3.850 unit dengan biaya sekitar Rp1,7 triliun. Dilanjutkan pada periode 2015-2019  dengan jumlah lebih banyak, yakni 263 tower dengan total 5.743 unit.

Salah satu Rusun yang dibangun pada 2020 salah satunya adalah Rusun Ponpes MuJizatul Qur’an AlHasanie di kota Subulusalam di Aceh. Juga 1 tower dengan 21 unit dengan anggaran Rp4,6 miliar, kini progres pembangunan capai 51,1%. Juga Rusun Yayasan Nuril Huda di Lampung, 1 tower dengan 43 unit dengan anggaran Rp8,3 miliar, progres kontruksi sudah mencapai 70,5%. (ira)

Tags: