Eksekutif Pantau Langsung OPD Pemberi Layanan Publik di Kota Batu

Sejak pandemi, pelayanan Sabtu dan Minggu diliburkan di Dispandukcapil sehingga di hari kerja pengunjung terus meluber di dinas yang berkantor di Balai Kota Batu ini. [anas/bhirawa]

Kota Batu, Bhirawa
Dinas yang setap hari selalu dikunjungi warga masyarakat, Dispendukcapil Kota Batu mendapat perhatian khusus dari Wakil Wali Kota Batu, Ir Punjul Santoso MM. Karena beberapa hari terakhir di masa pandemi ini, pengunjung Dispendukcapil meluber, sehingga sempat kesulitan untuk menerapkan protokol kesehatan terutama physical distancing. Sehingga wali kota langsung mengevaluasi pelayanan yang aman.

‘’Ketika pengunjung Dispendukcapil banyak, antreannya terlihat sangat panjang. Akbatnya physical distancing sulit bahkan tidak dilakukan. Maka sesuai arahan Bu Wali agar dibikinkan tempat duduk yang berjarak,’’ ujar Punjul, Selasa (16/6).

Dalam evaluasinya, Wakil Wali Kota (Wawali) adanya antrian panjang yang terjadi tidak disendirikan. Maksudnya, antrian pemohon untuk KTP disendirikan dari KK, demikian juga dengan antrian pengambilan juga harus disendirian. Adapun jika dijadikan satu antrian maka mengakibatkan satu pemohon dengan pemohon lainnya berdesakan.

‘’Agar SOP kesehatan tetap bisa diterapkan, saya minta kepada Dispenda agar meminjam tenda ke Bank Jatim. Ini agar ada lajur yang berbeda setiap pemohon administrasi kependudukan,’’ jelas Punjul.

Sementara, Sekretaris Dispendukcapil Kota Batu, Khamim Utomo menjelaskan, terjadinya antrian panjang yang terjadi di Dispendukcapil karena adanya jeda pelayanan Hari Sabtu dan Minggu. Karena sebelum pandemi Covid 19 pelayanan Dispenduk tetap beroperasional di hari itu.

Khamim menjelaskan, untuk semua pelayanan sudah online. Orang yang datang kesini hanya ambil saja dengan rata – rata pengambil KTP ada 100 per harinya. Lainnya adalah layanan rekam KTP yang kebanyakan pemula dengan usia yang menginjak 17 tahun. (nas)

Tags: