Empat Jemaah Jatim Meninggal di Tanah Suci

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) menyapa jemaah calon haji kloter 24 di Asrama Haji Sukolilo Surabaya sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, Selasa (21/6). ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim.

Surabaya, Bhirawa
Dua orang lagi, jemaah haji asal Jatim meninggal dunia di tanah suci, kedua jemaah itu adalah Fadlilah Muhaki (62) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 22 asal Kabupaten Probolinggo dan Samiran Mujiono Kartorejo (64) dengan nomor paspor C68 17 415 asal kelompok terbang SUB 10.Q
Berdasarkan informasi yang didapatkan dari Ketua Kloter 9, Moh. Hudaya mengungkapkan Samiran Mujiono wafat di pemondokan. Dan beberapa hari terakhir ini, tidak ada keluhan sakit sama sekali dari Alm. Samiran. Pada Jum,at (24/6), almarhum Samiran masih bisa sholat Jum’at berjamaah di Masjid depan Hotel.
“Setelah sholat makan bersama dan bercanda dengan teman sekamar, beliau tidur dan tidak bangun-bangun, teman sekamarnya lalu curiga. Akhirnya menghubungi petugas kloter. Pihak dokter kloter lalu memeriksa dan memastikan bapak Samiran telah meninggal,” katanya.
Jenazah Samiran lantas dimakamkan di pemakaman Soraya, setelah disholatkan di Masjidil Haram ba’da sholat shubuh.
Sehingga total hari ini, Jemaah Haji asal Jatim yang meninggal sebanyak empatorang, yakni, Bawuk Karso (K-4) Lamongan wafat di BPHI Madinah, Alfin Hartini (K-9) Tulungagung wafat di RSAS Mekkah, Fadlilah Muhaki (K-22) Probolinggo wafat di RSAS Mekkah, Samiran (K-10) Nganjuk wafat di Pemondokan Mekkah.
Terkait hal tersebut, Abdul Haris selaku Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya mengimbau jemaah haji untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, jangan menunggu haus untuk minum, makan tepat waktu serta istirahat yang cukup agar kondisi tubuh selalu dalam keadaan sehat. “Perhatikan kesehatan diri sendiri dan jangan memaksakan untuk selalu salat di Masjidil Haram,” ujarnya.
Haris juga meminta jemaah haji untuk selalu mengenakan masker saat beraktivitas di ruangan, termasuk di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. [riq.wwn]

Tags: