Empat Samsat Drive Thru Unggulan Kabupaten Sidoarjo Dibuka Kembali

Adpel Samsat drive thru Sidoarjo kota, Heri Hurip Samboja, saat memantau jalannya Samsat drive thru alun-alun. [alikus/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Empat Samsat Drive Thru unggulan yang ada di wilayah Kab Sidoarjo, mulai Selasa, (2/6) kemarin, telah dibuka kembali.

Menurut Adpel Samsat Drive Thru Sidoarjo kota, Heri Hurip Samboja, kebijakan membuka kembali layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di wilayah Kab Sidoarjo itu, karena melihat animo masyarakat yang sangat tinggi sekali ingin membayar PKB nya .

“Setelah dikoordinasikan dengan sejumlah pihak terkait, akhirnya layanan Samsat unggulan di Sidoarjo, kita buka kembali,” komentar Heri, Kamis (4/6) kemarin.

Pertimbangan lain, lanjut Heri, selain melihat animo masyarakat Sidoarjo yang sangat tinggi untuk membayar pajak kendaraan bermotor, Samsat drive thru di Sidoarjo dibuka kembali sebagai proses membiasakan diri menjelang adanya tatanan baru atau new normal.

Layanan Samsat unggulan yang ada di Kab Sidoarjo, sebut Heri, diantaranya adalah Samsat Drive Thru alun-alun Sidoarjo, Samsat drive thru di payment point di Wadungasri Kec Waru, Samsat drive thru di Corner Giant Waru dan Samsat drive thru di Payment Point Bank Jatim di Kec Taman.

Selain itu juga ada layanan di Samsat keliling di Kec Porong. Dan tentu saja di Samsat drive thru utama yang ada di Cemengkalang Sidoarjo.

Diakui Heri, selama masa Pandemi Covid-19 ini, layanan Samsat Drive Thru tersebut sempat dihentikan sementara. Karena untuk menjaga adanya social distancing. Kecuali layanan di Samsat Drive Thru utama di Cemengkalang, yang terus buka memberikan layanannya.

Layanan Samsat drive thru unggulan tersebut, dibuka mulai pukul 08.00 sampai 12.00 WIB. Sedangkan layanan pada sore hari, kata Heri, masih melihat perkembangan situasi dan kondisi lebih lanjut.

Dikatakan Heri, saat layanan di Samsat drive thru unggulan itu dibuka kembali, masyarakat Sidoarjo sudah sangat antusias mengantri.

“Terutama di Samsat drive alun-alun, layanan di tempat ini menjadi icon nya di Sidoarjo,” ujar Heri.

Meski demkian, masalah Protap kesehatan Covid-19, kata Heri, tetap dijalankan. Misalnya menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitaizer serta mengharuskan masyarakat supaya memakai masker dan tetap menjaga jarak atau physical distancing.

Dengan menjaga protap kesehatan Covid-19 tersebut, menurut pendapat Heri, layanan Pemerintah dan aktivitas masyarakat tidak sampai terhenti meski masih ada pandemi Covid-19.

“Semoga pandemi ini bisa cepat berakhir, kalau tidak, salah satu diantara dampaknya adalah pendapatan bagi daerah-daerah akan bisa menurun,” katanya. (kus)

Tags: