Eri-Armudji Menangi Pilkada Surabaya Versi Quick Count

Surabaya, Bhirawa
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Cawali-Cawawali) Surabaya, Eri Cahyadi-Armudji, menang mutlak atas lawannya Machfud Arifin-Mujiaman versi quick count atau hitung cepat sejumlah lembaga survei.

Salah satunya quick count lembaga survei Populi Center yang suaranya sudah masuk 100 persen pada pukul 16.46 Wib. Pasangan Eri-Armudji memperoleh 56,61 persen suara. Sementara, Machfud-Mujiaman mendapatkan 43,49 persen suara.

Sebelumnya perlu diketahui, Pilgub Surabaya diikuti dua pasangan calon yakni Eri Cahyadi – Armudji dan Machfud Arifin – Mujiaman. Pasangan Eri Cahyadi-Armudji diusung PDI perjuangan yang memiliki 15 kursi di parlemen. Mereka juga didukung oleh enam partai politik non parlemen, yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Berkarya, PKPI, PSI dan Partai Garuda.

Sementara paslon nomor urut dua Machfud Arifin-Mujiaman diusung PKB yang memiliki 5 kursi, Gerindra yang memiliki 5 kursi, Golkar yang memiliki 5 kursi dan PKS yang memiliki 5 kursi. Selanjutnya, Demokrat yang memiliki 4 kursi di parlemen turut bergabung mengukung Machfud Arifin-Mujiaman, Partai nasDem dengan 3 kursi, PAN dengan 3 kursi dan PPP dengan 1 kursi.

Saat konferensi pers di Kantor DPC PDI Perjuangan Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, berdasarkan hasil hitung cepat dirinya unggul meyakinkan. “Biasanya hasil hitung cepat ini tidak jauh dengan hasil hitung manual. Itu artinya kami diberikan amanah untuk memimpin Surabaya. Tentu ini amanah yang cukup berat,” ujarnya.

Sejak awal, lanjutnya, dirinya ikut pilkada bukan untuk mencari kemenangan dunia atau merebut kekuasaan.Tapi bertujuan untuk menyejahterakan warga Surabaya. “Saya berharap dengan hasil cuick count ini, tidak ada uforia berlebihan,” pintanya.

Dengan hasil ini, kata Eri, persaingan sudah berakhir, tidak ada lagi kawan dan lawan. Semua kembali ke satu Surabaya, satu untuk kepentingan Surabaya. “Sekarang tidak ada lagi ujaran kebencian, tidak ada berita hoax, saling menjatuhkan. Ayo kita bangun Surabaya secara bersama-sama,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono mengatakan, hasil perhitungan quick count ini masih sementara belum final. Oleh karena itu, pihaknya akan mengawal perhitungan secara manual yang dilakukan oleh KPU hingga hasil di ujungnya final.

“Kekuatan PDI Perjuangan sudah bekerja dengan kompak dan solid. Sehingga kami bisa mengantarkan Mas Eri dan Pak Armudji menang. Kami berharap pembangunan lima tahun ke depan akan melanjutkan karya kebaikan yang telah dilakukan Bu Risma selama 10 tahun. Semoga Surabaya lebih maju, lebih makmur, sejahtera dan adil,” pungkasnya. [iib]

Tags: