Evakuasi WNI dari Pusat Virus Corona Wuhan

Foto Ilustrasi

Penyebaran virus Corona yang dinyatakan oleh World Health Organization (WHO), Organisasi Kesehatan Dunia, sebagai epidemi virus Corona sebagai acaman kesehatan darurat global, sontak menggugah perhatian publik dan pemerintah. Rasa cemas, takut dan khawatir dari berbagai pihak pun tidak bisa terhindarkan. Mencari solusi atas dampak virus Corona inipun sangat dinantikan publik.
Bentuk tindakan konkret pemerintah dari amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, dalam melindungi penduduk dari malapetaka yang ditimbulkan wabah sedini mungkin dalam rangka meningkatkan kemampuan masyarakat untuk hidup sehat telah pemerintah lakukan. Pemerintah memenuhi janjinya untuk membawa kembali warga negara Indonesia (WNI) dari China seiring merebaknya virus corona di negeri itu. Total jumlah WNI yang dievakuasi ada 238 orang, yang awalnya ditargetkan sebanyak 245, (detik.com, 2/2).
Semua WNI yang dijemput dari Wuhan, Tiongkok, tidak ada tanda-tanda terinfeksi virus corona. Penetapan status sehat itu sesuai standar World Health Organization. Obervasi pun rupanya dilakukan kepada WNI yang dijemput dari Tiongkok untuk memastikan terinfeksi atau tidak virus corona.
Merujuk dari berita kompas.com (2/2), pemerintah menjalankan semua proses evakuasi kemanusiaan dan transit observasi itu berdasarkan Inpres Nomor 4/2019. Kebijakan ini dibawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahduf MD dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.
Melihat betapa mengerikannya dampak dari penyebaran virus Corona dengan data jumlah orang yang terinfeksi maupun meninggal dunia yang terus bertambah dengan cepat dalam 24 jam, menjadi 9.066 orang dan yang terduga sebanyak 12.167, (tirto.id, 2/2). Semoga wabah ini segera bisa terlalui dan situasi bisa kondusif kembali, sehingga kita bebas dari kecemasan darurat kesehatan global. Amin
Masyud
Pengajar FKIP Universitas Muhammadiyah Malang

Tags: