Fakultas Vokasi ITS Terima Mahasiswa Baru Tahun Ini

Dekan FV ITS, Prof Ir Muhammad Sigit Darmawan MEngSc PhD

Surabaya, Bhirawa
Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) membuka kesempatan luas bagi calon mahasiswa baru tahun ini. Salah satunya dengan keikutsertaan Fakultas Vokasi dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun 2021.
Di Institut Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya misalnya, kebijakan ini disambut dengan baik. Pasalnya, menurut Dekan FV ITS, Prof Ir Muhammad Sigit Darmawan MEngSc PhD, Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) sudah lama sekali memperjuangkan kebijakan Fakultas Vokasi untuk turut dalam seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru.
“Usulan ini baru disetujui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2021 ini bersamaan dengan dibentuknya Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi,” terang guru besar yang biasa disapa Sigit ini.
Kebijakan ini dinilai Sigit sebagai bentuk kesetaraan antara Pendidikan Akademik dan Vokasi. Sebab, selama ini menurutnya seleksi masuk Pendidikan Vokasi pada umumnya dilakukan terpisah setelah seleksi Pendidikan Akademik. Hal ini memungkinkan mayoritas peserta memilih vokasi karena terpaksa dan menjadi pilihan terakhirnya, bukan karena kesadaran sedari awal.
“Maka penyelenggaraan seleksi secara bersamaan ini menjadikan para peserta harus sudah memutuskan pilihan sesuai passionnya, dan bukan karena keterpaksaan,” ujarnya.
Sehingga Guru Besar Teknik Infrastruktur Sipil ITS ini menilai, secara tidak langsung, dengan sistem yang baru ini, kualitas calon mahasiswa vokasi juga akan lebih baik dibandingkan jika seleksinya dilakukan paling akhir.
“Apalagi skema SNMPTN dan SBMPTN memberikan kemungkinan bagi FV ITS untuk mendapatkan calon mahasiswa dari seluruh Indonesia yang mana agak sulit dilakukan bila memakai skema lama,” tambah dia.
Meminimalisasi kebingungan akan perubahan mekanisme seleksi ini, Sigit menegaskan, sebenarnya kriteria penerimaan mahasiswa baru (PMB) di ITS dengan skema SNMPTN, SBMPTN, dan SKM ini tidak akan berbeda jauh dengan kriteria yang digunakan melalui sistem penerimaan Program Vokasi pada tahun 2020 lalu. Yakni untuk jalur SNMPTN kriterianya hampir sama dengan kriteria jalur prestasi yang dilakukan pada seleksi Vokasi pada tahun 2020, yaitu memakai nilai rapor dan prestasi yang dimiliki para peserta.
Kemudian, kriteria untuk jalur SBMPTN hampir sama dengan kriteria jalur reguler yang ada pada seleksi Program Vokasi pada tahun sebelumnya, yaitu memakai nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai kriteria utama.
“Demikian pula halnya dengan jalur SKM yang kriterianya hampir sama dengan jalur mandiri pada tahun lalu, yaitu memakai nilai UTBK sebagai kriteria utama,” jelas dosen berkacamata ini.
Maka, Sigit berpesan, semakin terbukanya peluang bagi calon mahasiswa baru untuk berkuliah di ITS ini menuntut para lulusan SMA/MA/SMK/MAK untuk mengenali passionnya sebelum memilih program studi. Bagi yang lebih menyukai hal – hal bersifat praktik, maka pilihan yang tepat adalah Program Vokasi ITS yang mempunyai susunan kurikulum bersama dunia industri.
“Sehingga lulusannya diharapkan dapat langsung diserap oleh industri. Salah satunya adalah dengan kewajiban kegiatan magang industri selama satu semester,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur Pendidikan ITS Dr Siti Machmudah ST MEng menuturkan ada tiga jalur yang disediakan ITS dalam PMB 2021 ini. Ketiga jalur ini antara lain Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan kuota 20%, Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN) dengan kuota 30%, dan sisanya untuk Seleksi Kemitraan dan Mandiri (SKM).
“Dengan total daya tampung untuk SNMPTN sebanyak 1.194, SBMPTN sebanyak 1.791, serta SKM sebanyak 3.145 mahasiswa,” rincinya.
Untuk diketahui, program studi di FV ITS hanya menerima peserta lulusan SMA/MA jurusan IPA dan lulusan SMK/MAK dari jurusan yang relevan dengan program studi yang dituju. Hal ini merujuk pada Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 06/D.D5/KK/2018, tanggal 7 Juni 2018 tentang Spektrum Keahlian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/ Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).
Adapun FV ITS memiliki delapan program studi yang dapat dipilih, yakni Teknologi Rekayasa Manufaktur, Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Air, Teknologi Rekayasa Konversi Energi, Teknologi Rekayasa Pengelolaan dan Pemeliharaan Bangunan, Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Rekayasa Teknologi Instrumentasi, Teknologi Rekayasa Otomasi, serta Statistika Bisnis. [ina]

Tags: