Fasilitasi Mudik Gratis

Mudik lebaran tahun (2022) ini akan kembali semarak seperti sebelum pandemi. Pemerintah pusat (dan daerah) bersama Ormas Keagamaan (NU, Nahdlatul Ulama) menyediakan angkutan mudik gratis. Serta angkutan khusus kargo gratis mengangkut sepedamotor pemudik. Diharapkan fasilitasi transportasi mudik pertama pasca pandemi akan berlangsung semarak, aman, dan sesuai protokol kesehatan (Prokes).

Seluruh akses moda transportasi tidak kehilangan “panen rezeki” tahunan saat lebaran. Realitanya, transportasi darat jarak jauh bus angkutan kota antar propinsi (AKAP), sudah memperoleh porsi “kursi penuh” selama lebaran. Walau dengan tarif dinaikkan sampai 100%. Termasuk angkutan darat dari Jawa ke Sumatera (sampai Medan, Sumatera Utara), sudah tutup loket untuk tanggal 29 April hingga 2 Mei 2022. Namun diprediksi, angkutan mobil pribadi akan men-dominasi lalulintas jalan.

Moda trasportasi laut, juga telah dipadati pemudik sejak pertengahan bulan (15 April 2022). Pelabuhan Soekarno – Hatta, Makasar, Pelabuhan Gorontalo, Parepare, Donggala (di Silawesi Tengah), Kendari, dan Buton (di Sulawesi Tengah), sudah menurunkan ribuan penumpang. Begitu pula pelabuhan di seantero Kalimantan. Serta di seluruh Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT), sudah melabuhkan penumpang dengan kapasitas penuh.

Diperkirakan sekitar 85 juta pemudik (semula diprediksi 79 juta orang) akan melakukan perjalanan pulang kampung di seluruh Indonesia. Arus utama mudik (sebanyak 60 juta orang) akan melintas di berbagai daerah di Jawa, melalui udara, laut, dan perjalanan darat. Pelonggaran syarat mudik tahun ini akan disambut sukacita masyarakat. Seperti pepatah, bagai anak panah lepas dari busur. Selama dua tahun musim lebaran acara pulang kampung tertunda, karena pandemi CoViD-19.

Tetapi mudik tahun ini memiliki persyaratan ber-visi perlindungan kesehatan. Yakni, wajib sudah vaksinasi ketiga (booster). Yang belum vaksinasi booster, juga boleh mudik. Tetapi harus tes antigen (untuk yang telah menerima 2 dosis vaksin). Serta wajib swab PCR untuk yang masih vaksinasi dosis pertama. Persyaratan booster dilaksanakan secara acak di berbagai titik jalan (dan jalan tol). Juga di seluruh bandara, stasiun, dan terminal bus. Sekaligus disediakan lokasi vaksinasi dosis 1, 2, dan booster.

Secara adat, mudik pulang kampung bagai wajib. Sehingga larangan mudik sering diterabas, dengan cara mudik lebih awal. Sekaligus menghindari persyaratan, karena dikahawatirkan pemerintah akan mengubah peraturan. Jawa Tengah, dan Jawa Timur, menjadi daerah mudik utama. Berdasar sigi Litbang Kementerian Perhubungan, Jawa Tengah akan menerima 21,3 juta orang pemudik. Disusul Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Sehingga beberapa daerah (propinsi, serta kabupaten dan Kota) seantero Jawa Tengah, tahun ini menyediakan bus angkutan lebaran gratis. Sebanyak 177 armada bus disediakan untuk warga Jawa Tengah yang “boro” (bekerja di luar tanah kelahiran) di sekitar Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). DKI Jakarta juga menyediakan 292 unit bus gratis mengantar warga pulang kampung, dengan lima trayek tujuan mudik utama. Yakni, Sumatera Selatan, Lampung, Yogya, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Serta 200 armada arus balik dari Jawa Tengah menuju Jakarta.

Selain fasilitasi pemerintah (dan daerah), organisasi masyarakat keagamaan (Ormas) terbesar di dunia, NU (Nahdlatul Ulama) juga menyediakan bus mudik gratis. Disertai jatah makan, dan asuransi jiwa. Tradisi mudik lebaran tidak lagi dikhawatirkan menyebarkan wabah virus corona. Mudik pulang kampung bagai wajib. Bahkan tidak mudik dianggap mengingkari adat tradisi, dihukum pengucilan sosial. Kecuali yang sakit, serta “apes” (secara ekonomi, dan terkena musibah) boleh tidak mudik.

——— 000 ———

Rate this article!
Fasilitasi Mudik Gratis,5 / 5 ( 1votes )
Tags: