Februari, 120 Ribu Dosis Vaksin Tahap Kedua Tiba di Jatim

Petugas Kesehatan mengangkat box kardus berisi vaksin Covid-19 menuju cold storage saat distribusi tahap pertama di Gudang Farmasi Dinkes Surabaya, Rabu (13/1). [Oky abdul sholeh]

Pemprov, Bhirawa
Setelah menerima 77.760 dosis vaksin Sinovac tahap pertama, Jatim kembali akan mendapat alokasi sebanyak 120 ribu dosis vaksin untuk tahap kedua. Vaksin tersebut diperkirakan akan dikirim pada awal Februari mendatang.
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menuturkan, sesuai edaran Dirjen P2P Kementerian KEsehatan RI yang menjelaskan bahwa 38 kabupaten/kota di Jatim masing-masing sudah ada alokasinya. Sementara pada tahap pertama ini telah diberikan kepada tiga daerah di Surabaya raya yakni Sidoarjo, Surabaya dan Gresik. Sehingga pada distribusi tahap kedua ini akan dapat digunakan sebagai pemberian vaksin dosis kedua.
“Kita nanti akan divaksin lagi untuk dosis kedua ini pada 28 Februari. Kita pastikan in time akan siap vaksin dosis kedua ini,” jelas Emil saat di Gedung Negara Grahadi, Kamis (14/1). Distribusi secara bertahap itu lantaran cold storage penyimpanan vaksin di Jatim hanya sekitar 80 ribu dosis.
Seperti diketahui, pendistribusian vaksin Covid-19 tahap pertama telah dilakukan untuk Kota Surabaya sebanyak 33.420 dosis, Kabupaten Sidoarjo 5.920 dosis dan Gresik 8.720 dosis.
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam pencanangan Vaksin Covid-19 turut memberikan semangat dan menyapaikan terima kasih atas komitmen yang diberikan oleh Forkopimda Jatim, Organisasi Profesi, Organisasi Keagamaan, dan Organisasi kepemudaan serta influencer yang bersedia hadir dan menjadi penerima pertama vaksin Covid-19 di Jatim.
“Kami ingin menyampaikan Terima kasih atas seluruh komitmen seluruh elemen di Jatim dan tentu komitmen ini akan menjadi penguat bagi kita semua untuk memaksimalkan ikhtiar ini. Mudah-mudahan vaksinasi ini tidak hanya sukses pelaksanaannya tapi sukses mencegah secara signifikan penyebaran covid 19 di Jatim,” kata Gubernur Khofifah yang disampaikan secara virtual.
Pada kesempatan ini Gubernur Khofifah menyaksikan pelaksanaan vaksinasi secara virtual dikarenakan harus melakukan isolasi mandiri (isoman) selama hampir dua minggu. “Saya bersama Kepala Dinas Kesehatan Jatim tidak dapat hadir secara langsung dan mengikuti vaksinasi Covid-19 karena sedang melakukan isolasi,” imbuhnya. [tam]

Tags: