Februari, Provinsi Jawa Timur Alami Deflasi 0,18 Persen

foto ilustrasi

Pemprov Jatim, Bhirawa
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur, Teguh Pramono menyampaikan, dalam penghitungan angka inflasi di 8 kota IHK di Jawa Timur selama Februari 2019, justru tampak di seluruh kota mengalami deflasi sebesar 0,18 persen.
Lebih lanjut dikatakan, secara garis besar dari tujuh kelompok pengeluaran, ada lima kelompok mengalami inflasi dan dua kelompok mengalami deflasi. “Kelompok yang mengalami inflasi tertinggi adalah kelompok Kesehatan sebesar 0,22 persen, sedangkan kelompok yang mengalami deflasi tertinggi adalah kelompok Bahan Makanan sebesar 0,99 persen,” katanya, kemarin.
Sementara, komoditas utama yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi Jawa Timur bulan Februari 2019 ialah bawang putih, beras, dan tomat sayur. Sedangkan komoditas yang memberikan andil terbesar deflasi telur ayam ras, tarif angkutan udara, dan daging ayam ras.
Untuk laju inflasi tahun kalender Jawa Timur di bulan Februari 2019 mencapai 0,16 persen, sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun (Februari 2019 terhadap Februari 2018) mencapai 2,24 persen. Pada Februari 2019 kelompok inti mengalami inflasi sebesar 0,18 persen, komponen yang diatur pemerintah mengalami deflasi 0,44 persen, dan komponen bergejolak mengalami deflasi sebesar 1,17 persen. [rac]

Tags: