FKIP Unusida Bekali Guru MAS Ma’arif Penyusunan Soal Standar AN

Dosen FKIP Unusida, Novi Masyitoh sedang membimbing para guru MAS Ma’arif NU Sidoarjo. [achmad suprayogi]

Sidoarjo, Bhirawa
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas NU Sidoarjo (Unusida) menggelar Program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) berupa Workshop Penyusunan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) untuk para guru Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Ma’arif se-Kabupaten Sidoarjo.
Ketua Pelaksana Workshop, Ana Christanti berharap, hasil Abdimas berupa peningkatan pemahaman guru tentang Asesment Nasional (AN) secara komprehensif. Selain itu, supaya dapat mempersiapkan para siswa mengahadapi AN dengan baik.
“Tujuan kegiatan ini untuk membekali para guru pengetahuan dan ketrampilan menyusun soal sesuai standar AN. Acara berlangsung mulai 15 hingga 17 Februari juga menjadi bagian dari pelaksanaan Program Merdeka Belajar Unusida. Abdimas ini diikuti sebanyak 120 peserta dari 40 madrasah,” kata Ana.
Sementara, Rektor Unusida, Fatkul Anam menjelaskan, Abdimas ini merupakan bentuk dukungan kampus yang dilaksanakan FKIP Unusida untuk meningkatkan kompetensi Pedagogi dan kepribadian. Peserta Abdimas antusias dengan materi dan hasil workshop yang akan dibawa kembali ke sekolah masing – masing.
Fatkul menjelaskan, Abdimas ini jadi salah satu wujud implementasi Tri Dharma Pendidikan Tinggi yang dilaksanakan di setiap Fakultas. Selain itu, jadi bagian dari usaha kampus untuk menjelaskan lebih detail AKM dalam AN sebagai penilaian pengganti ujian nasional yang telah dihapus oleh pemerintah.
Terpisah, Ketua PC LP Ma’arif NU Sidoarjo, Drs Misbahuddin MM, memberikan apresiasi terkait Abdimas bertujuan meningkatkan kualitas SDM di lingkungan Maarif Sidoarjo. Pertama sudah adanya sinergitas antara LP Ma’arif NU Sidoarjo dengan Unusida yang terus menerus harus ditingkatkan, demi kemajuan Perguruan Tinggi NU, yaitu Unusida.
Kedua untuk peningkatan kualitas SDM Guru MA di lingkungan Ma’arif NU Sidoarjo. Karena penyusunan soal berbasis AKM ini harus diaplikasikan pada proses pembelajaran, baik secara Daring maupun Luring.
Selain itu, adanya semangat untuk meningkatkan kualitas pendidik pada jenjangnya. Hal ini sudah sangat sesuai dengan apa yang akan dilakukan Kemendikbud dan Kemenag. Jadi kemampuan menyelenggarakan pelatihan secara mandiri ini merupakan point plus yang dimiliki guru di Lingkungan Ma’arif, khususnya LP Ma’arif NU Sidoarjo. [ach]

Tags: