Forki Jatim Tak Akan Beli Atlet

Ketua Umum Forki Jatim Totok Lucida didepan wartawan memastikan lebih mengutamakan pembinaan atlet ketimbang merekrut atlet dari luar Jatim. [wawan triyanto/bhirawa]

Ketua Umum Forki Jatim Totok Lucida didepan wartawan memastikan lebih mengutamakan pembinaan atlet ketimbang merekrut atlet dari luar Jatim. [wawan triyanto/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Jatim sudah berjanji tidak akan mendatangakan atau membeli atlet dari luar. Pengurus juga bertekad untuk membina karateka muda yang akan diturunkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 Jabar.
Tekad tersebut diutarakan oleh Ketua Umum Forki Jatim Totok Lucida, menurutnya saat ini para pelatih sudah melakukan pembinaan terhadap atlet-atlet muda. Mereka diharapkan bisa menggantikan para seniornya seperti Umar Syarif.
“Kami lebih mengutamakan pembinaan atlet muda dan kita juga sudah komitmen tidak akan mengambil atau membeli atlet dari luar Jatim,” tegas Totok Lucida saat ditemui di kantornya, di Jalan Pandegiling, Selasa (1/4).
Salah satu buktinya, pada Kejurnas Piala KASAD yang berlangsung di Makassar pada 3-5 April, FORKI Jatim menurunkan¬† semua karateka proyeksi PON XIX 2016 Jawa Barat, dan beberapa ada yang masih berusia muda. “Even itu akan menjadi tolok ukur di PON Jawa Barat. Di PON XVIII 2012 Riau kemarin, karateka Jawa Timur juga usianya yang paling muda sendiri,” kata Totok yang juga pengusaha properti itu.
Saat disinggung soal pelatih, FORKI juga belum berencana untuk mendatangkan pelatih asing. Pasalnya, para pelatih karateka di Jawa Timur sendiri kemampuannya dianggap sudah bagus. “Hasan Basri itu juga pelatih Pelatnas. Sementara tidak mengambil pelatih asing. Tidak tahu kalau nanti sudah mendekati PON,” ujarnya.
Soal target, Totok berharap para karateka Jatim bisa meraih tiga emas. Sebenarnya, ada 4 karateka yang diproyeksikan mendulang medali emas. Mereka adalah Hengki (Kumite +84 kg putra), Hirga Yoga (Kumite -67 kg putra), Angga Laksmana (Kumite -75 kg putra), dan Yuswinda Eka P (Kumite +68 kg putri). “Dari empat (yang diproyeksikan medali emas), semoga dapat tiga emas,” kata pria yang juga pengusaha properti itu.
Sementara itu, kareta Jawa Timur lainnya yang tampil di Kejurnas Karate Piala KASAD 2014 adalah, di nomor kata beregu putra diperkuat Kevin Hidayat, Danny Hidayat, dan Septian Adli P. Serta di nomor kata perorangan putri ada Sisilia A Ora.
Sedangkan di nomor kumite ada Ivan Adie Baskara (-55 kg putra), Bintang Herlangga (-60 Kg putra), Andika Oktadeo (-67 kg putra), Endika Rachmad (-75 kg putra), Bisma Julian (-84 kg putra), Fitria (-55 kg putri), dan Besty Mega Permatasari (-61 kg putri).
Seperti diketahui, merekrut atlet dari luar banyak dilakukan sejumlah daerah demi sekadar mendapatkan medali di pentas PON. Bahkan tak jarang, persoalan saling tarik-menarik atlet terbawa hingga pelaksaan multi even olahraga nasional empat tahunan. [wwn]

Rate this article!
Tags: