Forki Kabupaten Malang Raih Juara Umum Piala Dandim 0818 se-Jawa Bali

Suasana pertandingan karate dalam Kejuaraan Piala Dandim 0818 Kabupaten Malang – Batu yang digelar di GOR Gajah Mada Kota Batu. [anas bahtiar]

Kota Batu, Bhirawa
Sebanyak 685 karateka dari 60 kontingen se-Jawa dan Bali telah mengikuti Kejuaraan Karate Piala Dandim 0818 Kabupaten Malang- Batu tahun 2020. Kejuaraan digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Gajah Mada Kota Batu ini berlangsung selama dua hari hingga Minggu (26/1). Kejuaraan ini menghadirkan Kontingen Forki Kabupaten Malang sebagai Juara Umum dan berhak membawa pulang tropi Dandim 0818 setelah meraih medali emas terbanyak.
Menurut Dandim 0818 Kabupaten Malang-Batu, Letkol Inf Ferry Muzawward, Minggu (26/1) kemarin,
Kontingen Forki Kabupaten Malang mengumpulkan 17 medali emas, 16 perak, dan 10 perunggu. Juara umum II diraih kontingen Lemkari Jatim dengan perolehan 10 medali emas, sembilan perak, dan 19 perunggu. Juara umum III diraih kontingen Macan Kumbang dengan perolehan medali tujuh emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Kejuaraan Karate se-Jawa dan Bali ini dibuka Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Zainuddin pada hari Sabtu (25/1). Event ini sebagai bentuk refleksi dari keinginan bersama terutama wilayah kodim 0818 untuk mencari bibit berprestasi dari jenjang pendidikan mulai SD, SMP, SMA maupun perguruan tinggi, dan juga umum.
Danrem 083, Baladhika Jaya, Kolonel Inf Zainuddin menjelaskan, untuk mengukur prestasi olah raga itu harus dengan kompetisi. Sehingga saat membuka kejuaraan ini, Danrem berpesan agar moment ini menjadi media untuk membentuk mental juara sejak dini. Apalagi kejuaraan ini banyak diikuti usia pemula sehingga harus dilakukan secara rutin setiap tahunnya supaya para atlet bisa mempunyai capaian dan bisa terus mengasah kemampuannya di bidang karate.
“Kini kebanyakan kegiatan anak – anak terjebak dalam penggunaan Medsos, sehingga syaraf motoriknya lemah. Dalam beladiri ini juga merupakan bentuk upaya dalam menjaga keseimbangan maupun memperkuat syaraf motoriknya, sehingga punya kelincahan, reflek, dan kekuatan untuk menjaga dirinya tetap sehat dan terus berprestasi,” ujar Zainuddin.
Senada dengan Danrem, Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso dalam sambutannya mengatakan, kejuaraan karate se-Jawa Bali ini merupakan yang pertama kalinya diadakan di Kota Batu. ”Kejuaran ini juga sebagai event untuk pemanasan menjelang pelaksanaan Porprov Jatim 2021 mendatang maupun Porda yang dilakukan oleh masing masing Pengcab Jawa dan Pengcab Bali,” ujar Punjul.
Selain sebagai event pemanasan, lanjut Punjul, ke depan diharapkan kegiatan ini bisa rutin digelar setiap tahun. Harapannya supaya bisa mencetak atlet berprestasi di bidang karate yang nantinya bisa meraih juara, baik tingkat nasional maupun internasional. Dalam kejuaraan ini juga membuka peluang atau kesempatan khususnya bagi lulusan SMA sederajat yang nantinya memiliki prestasi di bidang karate. Nantinya, Komandan Kodim 0818 ini akan siap merekrut anak berprestasi itu supaya karirnya sesuai dengan yang diharapkan.
“Ketika seorang atlet sudah purna atau pensiun, biasanya dia tidak mempunyai pekerjaan. Maka bagi atlet yang berprestasi nantinya akan direkrut menjadi anggota Kodim 0818 ini atau sebagai anggota TNI di wilayah Korem 083 ini. Tujuannya selain menjadi atlet yang bisa mengikuti berbagai ajang kejuaraan, jika ketika sudah waktunya pensiun sebagai atlet, bisa tetap bisa mengabdi sebagai anggota TNI,” jelas Punjul.
Kejuaraan Karate Piala Dandim 0818 ini diikuti sebanyak 60 kontingen yang terdiri atas 685 atlet dan 746 kelas dari berbagai daerah di Jawa maupun Bali. Adapun kelas yang dipertandingkan yakni, kata perorangan dan beregu, komite usia dini dari pra pemula, cadet, junior, under senior, dan antar pelajar. [nas]

Tags: