Fraksi Gerindra Kesulitan Tentukan Nama Pengganti Gubernur Sekaliber Khofifah

Muhammad Fawait

DPRD Jatim, Bhirawa
Fraksi Gerindra DPRD Jatim mengaku tidak mudah merekomendasikan nama-nama Penjabat (Pj) Gubernur pengganti Khofifah Indar Parawansa. Pasalnya, tokoh sekaliber Khofifah adalah sosok nasional yang berhasil memimpin Jatim.

“Tidak mudah memang bagi Fraksi Gerindra. Karena kita tahu sosok Gubernur Khofifah dan Wakilnya Emil Dardak adalah sosok yang nasional. Beliau berhasil memimpin Jatim dan membuat kebijakan out of the box. Sehingga perkembangan di Jatim juga bagus,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Muhammad Fawait, Kamis pagi (30/11).

Politisi muda partai besutan Prabowo Subianto ini pun menyadari sosok yang pantas menjadi Pj Gubernur harus memahami kebijakan yang dibuat Gubernur Khofifah. Bahkan ikut serta dalam merancang kebijakan-kebijakan Khofifah-Emil.

“Maka, kami merekomendasikan salah satunya adalah birokrat yang paling sesuai aturan ya Pak Sekdaprov Jatim Adhy Karyono. Apalagi ketua TAPD pasti sangat paham kebijakan-kebijakan yang dibuat,” ungkapnya.

Selain nama Adhy Karyono, lanjut Gus Fawait, pihaknya juga mengajukan nama seorang jenderal terbaik di tubuh Polri bintang tiga yakni Toni Harmanto.

Kenapa merekomendasikan Toni Hermanto, ia menjelaskan bahwa tahun 2024 akan menghadapi pemilu terbesar. Pesta demokrasi terbesar sepanjang sejarah Indonesia berdiri yakni Pileg, Pilpres dan Pilkada Gubernur hingga Bupati/Wali Kota serentak termasuk Jatim.

“Tentu perlu juga seorang pemimpin Pj yang mampu menjaga stabilitas apalagi kita tahu 2021-2022 menghadapi Covid-19 dan saat ini masih pemulihan ekonomi. Dan pesta ini harus betul-betul dijadikan potensi ekonomi, perputaran uang harus maksimal di Jatim, maka perlu dijaga keamanan, ketertiban dan kondusifitas,” ulas Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN). [geh]

Tags: