Fraksi Partai Demokrat DPR RI Gelar Ikrar Kesetiaan pada AHY

Fraksi Partai Demokrat DPR RI Gelar Ikrar Kesetiaan Pada AHY

Jakarta, Bhirawa.
Fraksi partai Demokrat DPR RI menggelar Ikrar Kesetiaan pada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum partai Demokrat. Pembacaan ikrar kesetiaan dipimpin oleh Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro (Ibas) pada hari Senin (5/3) di gedung bundar DPR RI (gedung kura-kura).

Pada pidato politiknya sebelum pembacaan irar, Ibas menyatakan bahwa fraksi partai Demokrat DPR RI menolak hasil Kongres Luar Biasa (KLB) partai Demokrat di Sibolangit- Sumut. Dengan mengangkat Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat KLB.

Isi Ikrar kesetiaan pada AHY, adalah mempertahankan kebenaran dan keadilan. Menyatakan kepemimpinan partai Demokrat yang sah adalah hasil estafet kepemimpinan dari SBY ke AHY di Kongres ke V di Bali. Serta menolak hasil KLB di Sibolangit. Ikrar kesetiaan yang disebut dengan Panca Setia Bhayangkara partai Demokrat, sebagai berikut : 

Kami para kader dan Bayangkan kara Utama partai Demokrat di DPR RI dengan ini menyatakan;

1. Setia kepada dan akan membela tegasnya Pancasila, NKRI dan UUD 1945.

2. Setia kepada dan akan membela tegasnya konstitusi, UU Partai Politik, AD dan ART partai Demokrat hasil Kongres V tahun 200, yang telah disahkan Pemerintah dan dicatat dalam Surat Keputusan Kemnkumham 18 Mei 2020 nomor M.HIV-AIDS – AH.11.01 tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan AD dan ART partai Demokrat.

3.Setia kepada kepengurusan DewanPimpinan Pusat partai Demokrat periode 2020-2025 pimpinan Ketua Umum AHY hasil Kongres keV partai Demokrat yang sah tahun 2020.

4. Senantiasa membela dan mempertahankan dengan sekuat tenaga dan sepenuh hati segala ajaran, doktrin, ideologi, manifesto politik, tradisi dan platform partai. Serta akan terus menerus mengabarkan Panji Panji partai Demokrat di seluruh wilayah NKRI.

5. Akan tetap bersatu, kompak, dan terus menjaga solidaritas sesama kader. Dan senantiasa memperjuangkan minat penderitaan dan harapan rakyat demi terwujud nya cita cita berdirinya NKRI. Utamanya, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. [ira]

Tags: