Gabungkan Desain Modern dan Tradisional

Ellen Violetta

Ellen Violetta
Sebagai minuman tradisional, jamu seringkali tak dilirik anak muda. Salah satu faktornya karena kemasan jamu yang tidak menarik perhatian anak muda. Hal itu terkesan dengan gaya ‘kekinian’.
Karena itu, mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Kristen Petra (UKP), Ellen Violetta membuat packaging minuman jamu yang cukup menarik.
“Banyak hal yang membuat minuman ini tidak dilirik anak muda. Salah satunya karena kemasan yang kurang menarik sehingga menurangi minat orang untuk mencoba atau membeli produk jamu itu,” ungkap mahasiswi semester VII ini.
Untuk konsep desain kemasan, Ellen sapaan akrabnya menggabungkan kesan modern dan tradisional. Pasalnya, untuk jamunya ia menggunakan jamu beras kencur yang memiliki endapan. Cara minumnya sendiri harus dikocok lebih dahulu. Karena itulah, ia membuat desain yang cukup unik. Yaitu dengan mendesain label botol, box dan sachet. Pada desain label pada botol, ia menyiratkan rasa penasaran orang akan jamu.
“Sedangkan untuk kemasan botolnya saya menggunakan botol kaca agar tidak menambah limbah plastik dan mudah di daur ulang kembali,” ujar dia.
Lebih lanjut, jika kemasan botol berdiri normal maka customer akan melihat wajah seorang ibu laiknya penjual jamu. Akan tetapi jika botol dibalik akan terlihat seperti wajah tuan putri.
“Jadi harapannya dapat mengundang rasa penasaran karena ingin melihat seperti apa wajahnya bila di balik dan pada akhirnya sari tersebut turun kebawah dan tercampur,” ujar Ellen mahasiswi angkatan 2016.
Sementara itu, desain pada box dan sachet memiliki ilustrasi proses membuat jamu zaman dahulu. Ada proses menumbuk, memasak, penuangan jamu hingga menjual gendongan jamu. Ellen juga menambahkan motif batik dalam kemasan jamu itu. Hal itu bertujuan untuk mengingatkan minuman jamu sebagai bagian dari Indonesia.
“Selain itu saya juga menyiratkan informasi kalau zaman dulu ibu – ibu yang menjual jamu gendong mempunyai cirri khas rok panjang batik (jarik),” paparnya.
Karena inovasi desain kemasan inilah, ia berhasil meraih juara I untuk kategori Packaging Design dalam kompetisi Ultigraph yang digelar Universitas Multimedia Nusantara, Jakarta beberapa waktu yang lalu. [ina]

Tags: