Gagalkan Penyelundupan Narkoba dalam Rutan

Petugas Rutan Ponorogo menginterogasi FK dan mengamankan barang bukti empat paket sabu. Ist

Surabaya, Bhirawa
Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jatim kembali menunjukkan profesionalismenya. Itu dibuktikan dengan digagalkannya penyelundupan narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) jajaran Kemenkumham Jatim.
Setelah sebelumnya Lapas Kediri berhasil menggagalkan penyelundupan sabu. Kini giliran Rutan Ponorogo yang menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dalam Rutan. Aksi tersebut berhasil dibongkar pada Senin (29/3).
Kepala Rutan (Karutan) Ponorogo, Arya Galung menjelaskan, terbongkarnya kasus ini bermula dari salah satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mendapat kiriman makanan. Warga binaan berinisial FK ini mengaku bahwa makanan yang dibungkus kardus berasal dari kerabatnya yang ada di Surabaya. “Dia (FK) memanfaatkan kurir ekspedisi. Sehingga kami tidak bertemu langsung dengan pengirimnya,” jelas Arya Galung, Selasa (30/3).
Dengan kewaspadaan, sambung Arya, petugas Rutan memanggil FK. Tujuannya untuk memastikan bahwa paket tersebut benar titipan FK. Setelah dipastikan benar, petugas membuka paket didepan FK dan kurir ekspedisi. Namun dalam isi paket makanan itu tidak diketemukan barang terlarang.
Namun, lanjut Arya, kecurigaan petugas muncul saat FK meminta paksa kardus yang digunakan membungkus paket. Alasannya kardus tersebut akan digunakan untuk alas tidur. Alih-alih menuruti permintaan FK, petugas malah merobek kardus bungkus paket tersebut.
“Setelah memeriksa kardus itu, petugas menemukan empat paket serbuk kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu. Narkotika itu diselipkan di dalam kulit kardus,” tegasnya.
Dari temuan itu, pihak Rutan berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Ponorogo. Selanjutnya barang bukti diserahkan ke anggota Satreskoba guna penyidikan dan proses hukum lebih lanjut.
Terkait upaya tersebut, Arya mengapresiasi kinerja petugas jajarannya. Karena dalam waktu lima bulan terakhir, jajarannya sudah tiga kali menggagalkan masuknya narkotika ke dalam rutan. “Apresiasi setinggi-tingginya kepada petugas kami atas ketelitiannya. Terutama dalam upaya memberantas narkoba,” pungkasnya. [bed]

Tags: