Gebrakan YES – BRO, Kabupaten Lamongan Kini Punya Kampung Ikan Koi

Bupati Yuhronur Efendi dan Wakil Bupati Kh.Abdul Rouf saat berkunjung ke Kampung Koi di Desa Latukan,Kecamatan Karanggeneng Lamongan.(Alimun Hakim/Bhirawa).

Stoking 85.000 Benih Ikan dan Salurkan Bantuan 4 Juta Vanamie

Lamongan,Bhirawa 
Masih dalam edisi 100 hari kerja pasangan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi  bersama Wakil Bupatinya KH.Abdul Rouf atau yang akrab disapa YES-BRO menguatkan potensi – potensi perekonomian di desa – desa. 

Kini Kab.Lamongan sudah punya Kampung Koi tepatnya di Desa Latukan,Kecamatan Karanggeneng.
Duet YES – BRO pun turun ke Desa Latukan melakukan kunjungan di Kolam Budidaya Ikan Koi.Turun gunungnya pimpinan Lamongan ini juga sekaligus menggelorakan gerakan Pencanangan Kampung Budidaya Koi yang diawali oleh Desa Latukan Kecamatan Karanggeneng, Senin (22/3).

“Di Lamongan telah banyak bermunculan komunitas baru kelompok wirausaha salah satunya yakni komunitas Ikan Koi di Desa Latukan Kecamatan Karanggeneng. Pemerintah Kabupaten Lamongan akan selalu mendukung pengembangan komunitas wirausaha tersebut melalu berbagai inovasi. Jadi masyarakat Lamongan tidak perlu jauh-jauh keluar kota untuk mencari ikan Koi cukup ke Latukan saja,” ungkap pria yang akrab disapa Bupati YES.

Pencanangan Kampung Budidaya IKan Koi oleh Bupati YES juga  ditambahkan gerakan Pencanangan Kampung Percontohan Pengembangan Budidaya Vanamie serta Pengukuhan Pengurus Lamongan Koi Center.
Dengan adanya gerakan itu, Bupati YES menyebut bahwa sebuah gerakan yang dilakukan dengan jiwa kebersamaan dengan masyarakat tersebut merupakan wujud daei program 100 hari kerjanya dengan tekad membangkitkan geliat pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Lamongan.

“Ke depannya Pemkab Lamongan akan mendukung pengembangan desa wisata seperti Kampung Budidaya Koi, pasar apung, lomba dayung, dan tempat pemancingan,” Tambah Bupati YES.

Tak hanya mendukung potensi desa Latukan berupa budidaya Ikan Koi dan Vanamie, Bupati YES juga melakukan penebaran benih ikan di perairan umum Desa Tejoasri Kecamatan  Laren. Hal tersebut menurut Kepala Dinas Perikanan MS Heruwidi untuk menambah stok ikan tangkap.

“Jadi penebaran benih ikan ini untuk menambah stok ikan tangkap yang telah mengalami krisis akibat padat tangkap atau tingkat pemanfaatannya yang berlebihan. Selain itu juga bertujuan untuk mengembalikan fungsi dan peran perairan umum khususnya sungai sebagai ekosistem akuatik yang seimbang,” jelas MS Heruwidi.

Bupati Yuhronur Efendi bersama Wabup KH.Abdul Rouf juga melakukan restoking benih ikan sejumlah 85.000 ekor. Rincianya berupa 40.000 ekor benih ikan Tombro dan 45.000 ekor Ikan Tawes. 

Tak hanya itu,pemberian bantuan benih udang vanamie juga dilakukan kepada 6 kelompok pembudidaya ikan sejumlah 4.000.000 benih, bantuan hibah 1 unit pompa air untuk 1 Pokdakan, serta pemberian jala sejumlah 60 unit kepada 3 kelompok usaha bersama.(Aha/Yit)

Tags: