Gelar Rapat Bimbingan Rapi Jatim

IMG_5572 [640x480]Diskominfo Jatim,Bhirawa
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Harjogi, membuka rapat bimbingan organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (Rapi) Jawa Timur. Kegiatan yang dihadiri pengurus Rapi Korwil 1 dan 2 ini merupakan amanat rapat kerja (Raker) Rapi Jatim yang harus mewajibkan bimbingan digelar setahun dua kali.
Dalam sambutannya, Kadiskominfo Drs Harjogi yang dibacakan Kepala Bidang Pos dan Telekomunikasi (Postel) Sigit Prasetyadi mengatakan, komitmen Rapi untuk membaktikan dirinya kepada bangsa Indonesia patut mendapatkan apresiasi. Karena sebagai organisasi masyarakat, Rapi terjun langsung dalam mensosialisaikan program pembangunan serta aktif dalam penanggulangan bencana. “Dengan peran serta inilah, penanggulangan bencana di Jawa Timur bisa maksimal,”Kata Sigit Prasetyadi membacakan sambutan saat pembukaan bimbingan organisasi Rapi di Gedung PKK Surabaya, Minggu (1/6)
Dikatakan Sigit, sebagai lembaga pemerintah yang diberikan kewenangan membina organisasi Rapi, Kominfo Jatim berharap kemitraan yang dibangun bisa lebih dipererat. Terlebih dalam hal pengawasan frequensi radio-radio liar yang bisa mengganggu komunikasi antar anggota Rapi. “Rapi mitra strategis pemprov Jatim dalam pembinaan penggiat komunikasi radio,”Papar Sigit.
Lebih jauh dikatakan Sigit, Pemprov Jatim juga menghimbau kepada anggota Rapi agar lebih intensif berkomunikasi dengan pemerintah baik daerah maupun provinsi untuk memberikan masukan maupun gagasan terkait pembinaan dan pengawasan terhadap proses perizinan agar tercipta tertib administrasi perizinan yang sesuai dengan harapan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.
Dalam kesempatan tersebut, Sigit juga mengingatkan agar pengurus dan anggota Rapi dapat menyalurkan aspirasi politiknya pada pemilu presiden 9 Juli mendatang. Bahkan dengan jaringan komunikasi radio yang dimiliki, Rapi bisa membantu KPU agar mengajak masyarakat agar ttidak golput.
Sementara itu, Ketua  Rapi Jatim Alfian BE menjelaskan, rapat bimbingan ini diikuti oleh pengurus korwil 1 yang terdiri dari,  Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo Jombang, Gresik, dan  bangkalan. Serta pengurus  Korwil 2 dari  Lamongan Bojonegoro dan Tuban.
Kegiatan bimbingan ini, kata Alfian ada 4 penekanan yang diberikan kepada pengurus dan anggota, diantaranya terkait sejarah Rapi, regulasi, manajemen organisasi, dan perizinan. “Yang kita tekankan pada regulasi dan perizinan. Agar anggota juga faham aturan hukum yang menanungi Rapi,” Pungkas Alfian. (rac)

Rate this article!
Tags: