GenBI sebagai Generasi Millenial Harus Peka dan Peduli Persoalan Sosial

Para anggota GenBI Malang saat membagikan nasi kotak kepada masyarakat kurang mampu

Kota Malang, Bhirawa
Generasi Baru Indonesia (GenBI) diminta untuk peka terhadap persoalan sosial. Pernyataan tersebut disampaikan Azka Subhan Aminurridho, Kepala Perwakilan BI Malang, saat menghadiri Hari Ulang Tahun GenBi ke 8 di Malang Selasa 12/11 kemarin.
Azka menyampaikan bahwa Generasi Millenials adalah generasi yang harus peka dan peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya, dan diharapkan dapat turun langsung di masyarakat untuk membantu antar sesama.
Pihaknya juga meminta, mahasiswa GenBI dapat termotivasi dengan semangat juang salah satu penyandang defabel, Anjas Pramono, walau dengan keterbatasan fisiknya, mampu meraih berbagai prestasi yang membanggakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Selain itu, pada kegiatan ini, Azka Subhan mewakili BI Malang bersama GenBI memberikan Program Sosial BI berupa sarana prasarana pendidikan seperti meja belajar, rak buku, dan mainan edukatif, untuk anak-anak disabilitas di Yayasan Anugerah Kasih Kota Batu.
Peringatan HUT ke GenBI ke 8 tahun ini, bertema tema Stronger Together, Berdaya untuk sesama, Bermakna untuk Semua. GenBI Malang melaksanakan serangkaian kegiatan antara lain berbagi kasih dengan membagikan 100 nasi kotak kepada masyarakat tidak mampu , tasyakuran do’a dalam gathering and sharing bersama internal anggota GenBI, dan , serta kegiatan Ruang Setara yang merupakan kegiatan unggulan dalam rangkaian kegiatan ini.
Azka menambahkan, GenBI merupakan komunitas penerima beasiswa Bank Indonesia (BI) dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Untuk wilayah kerja BI Malang, terdapat GenBI Malang, yang merupakan komunitas penerima beasiswa BI yang berasal dari tiga PTN, Universitas Brawijaya (UB) Universitas Negeri Malang (UM)dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim.
Para penerima beasiswa tidak hanya menerima dana Bantuan Pendidikan, namun lebih dari itu, melalui GenBI setiap penerima beasiswa mendapatkan fasilitas peningkatan kapasitas (soft skill), serta terlibat aktif dalam pelaksanaan berbagai aktivitas sosial di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun lingkungan. GenBI Malang juga diharapkan dapat menjadi garda terdepan BI dalam mengkomunikasikan kebijakan BI kepada masyarakat.
Ketua GenBI, Erna menambah, dalam rangkaian HUT ke 8 GenBi, mengundang Anjas Pramono, mahasiswa penyandang disabilitas berprestasi dan inspiratif Universitas Brawijaya (UB).
Anjas Pramono, diundang karena merupakan salah satu tokoh inspiratif dengan berbagai prestasi antara lain pada tahun 2019 menerima penghargaan Young Southeast Asian Leaders Iniative (YSEALI) dari Pemerintah Amerika Serikat, Tokoh Muda Inspiratif 2019 MNC, Gelar Kehormatan 2019 MPR RI, Pemuda Hebat 2019 KEMENPORA, dan Duta Ikon Pancasila 2019 BPIP.
“Anjas juga merupakan sosok yang berhasil menciptakan 5 aplikasi yang bermanfaat untuk teman-teman difable maupun masyrakat umum, aplikasi Difodeaf (kamus Bahasa isyarat), Locable (Location for Difable), aplikasi Guru Ngaji dan beberapa karya lainnya,”tukasnya mahsiswa Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang itu. [mut]

Tags: