Gerindra Jatim Siap Dukung Rasiyo-Lucy

Rasiyo-lucy_(serasi)DPRD Jatim, Bhirawa
Pasangan Rasiyo-Lucy Kurniasari (Serasi) bakal mendapat dukungan dari Partai Gerindra pada Pilkada Surabaya mendatang. Pertimbanganya yakni, partai pengusung Rasiyo-Lucy yakni Partai Demokrat (PD) dan Partai Amanat Nasional (PAN) dulunya juga menjadi bagian koalisi majapahit.
“Dukungan yang akan diberikan Partai Gerindra kepada pasangan Rasiyo-Lucy memang tidak secara struktural,” ujar bendahara DPD Partai Gerindra Jatim, Ahmad Hadinuddin saat dikonfirmasi di kantor DPRD Jatim, Selasa (15/9).
Menurut anggota Komisi D DPRD Jatim, selain partai Gerindra, partai-partai lain yang tergabung dalam koalisi majapahit juga akan melakukan hal yang serupa. Namun caranya dan bentuk dukungan yang akan diberikan kepada pasangan Rasiyo-Lucy berbeda-beda. “Saya optimis, parpol koalisi majapahit pasti mendukung pasangan Rasiyo-Lucy,” jelasnya.
Di singgung soal target Partai Gerindra Jatim di Pilkada serentak 2015, Hadinuddin menyatakan ada 13 daerah yang ditargetkan menang. Diantaranya, Kab Banyuwangi, Kab Malang, Kab Tuban, Kab Mojokerto,Kota Blitar, Kab Lamongan, Kab Ngawi, Kab Lamongan, Kab Jember dan masih banyak lagi. “Sebagian besar rekomendasi Partai Gerindra diberikan kepada pasangan incumbent,” jelasnya.
Kendati demikian, Partai Gerindra juga optimis kader partai yang maju di  Pilkada serentak bakal menang. Dicontohkan Hadinuddin, di Kab Jember Partai Gerindra mengusung Sugianto Sekdakab (kader) yang berpasangan dengan Dwi Koryanto. Kemudian di Kab Ponorogo mengusung pasangan Ipung Muchlisoni (kader) – Soedjarno.
“Di Kab Situbondo kader Partai Gerindra KH Ach Fadil Muzakki Syah (Cawabup) berpasangan dengan KH Abdul Hamid Wahid (Cabup) juga berpeluang besar memenangkan Pilkada,” tambah Hadinuddin.
Untuk memenangkan pasangan calon yang diusung Partai Gerinda di Pilkada, pihaknya juga mengintruksikan kepada pengurus partai hingga tingkat ranting (desa), anggota DPRD dari Gerindra maupun mantan caleg pileg untuk membantu pemenangan pasangan calon.
“Mantan caleg itu juga bagian dari eksponen partai yang nyata memiliki kekuatan (pendukung). Jadi mesin partai akan dioptimalkan memenangkan pasangan calon yang direkom DPP,” pungkas Hadinuddin. [bed]

Tags: