Gerindra Minta Vaksinasi di Pesantren Dipercepat

Plt Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad

Gerindra Jatim, Bhirawa
Plt Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad mengaku dicurhati kiai di Jatim, yang meminta agar vaksinasi Covid-19 di Pesantren dipercepat.

Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan, vaksinasi Covid-19 di lingkungan pesantren sangat penting, karena komunitas pesantren di wilayah yang menyatu.

“Sebenanrya beberapa kiai sempat berkomunikasi dengan Gerindra kapan vaksin di pesantren,” kata Anwar Sadad, Rabu (24/3) kemarin.

Sadad khawatir, kalau tidak segera divaksinasi, maka potensi penularan Covid 19 berpeluang terjadi. Pasalnya, di pesantren proses belajar antara santri dan pengasuh serta guru berjalan cukup lama.

“Karena lembaga pendidikam di pesantren boarding school mungkin stategis masuk kearah sana,” tambahnya. Dikatakan anggota DPRD Jatim tiga periode itu, banyak pesantren besar di Jatim yang santrinya mencapai puluhan ribu. Karena itu, Pemprov Jatim harus memberikan treatment khusus, agar vaksinasi di Pesntren bisa dipercepat.

“Ponpes di Jatim itu ada santri puluhan ribu. Di Situbondo santrinya sampai 20 ribu. Di Sidogiri sampai sepuluh ribu. Karena itu pemerintah harus bergerak cepat melakukan vaksinasi,” tambahnya.

Sadad mengatakan, ustad, guru dan santri harus mendapatkan vaksin serentak di pesantren. Sadad mendesak agar pesantren mendapatkan prioritas vaksinasi Covid 19. Dia berharap, vaksinasi yang diselenggarakan pemerintah itu bisa mencapai 85 persen, seperti jumlah ideal vaksinasi yang ditetapkan pemerintah.

“Sepertinya masih belum adan angka terakhir belum 10 juta dan teorinya 150 juta 87 persen dari populasi,” tambahnya. Sementara itu, agar target vaksinasi bisa segera dicapai, Gerindra Jatim mendesak pemerintah menggaet ulama untuk mensosialisasikan vaksinasi Covid-19.

“Menghadirkan ulama dan kiai memang bisa menjelaskan dengan pahamanan lewat agama secara detail. Bahwa vaksin adalah pencegahan. Saya kira tergantung pendekatannya,” pungkasnya. [geh]

Tags: