Giliran Puskesmas Mangaran Kabupaten Situbondo Dikomplain Warga

Tampak bendera sang saka merah putih di halaman Puskesmas Mangaran Kabupaten Situbondo. Bendera ini tidak pernah diturunkan hingga malam. [sawawi/bhirawa]

Tak Pernah Turunkan Bendera Merah Putih Hingga Malam
Situbondo, Bhirawa
Setelah beberapa hari Bhirawa intens menyoroti OPD yang kedapatan tidak memasang bendera sang saka merah putih dan sejumlah OPD juga lalai menurunkan bendera merah putih hingga larut malam, Senin (22/3) kemarin giliran Puskesmas Mangaran Kabupaten Situbondo melakukan hal yang sama.

Bahkan, kabar dari sejumlah warga yang berada di kawasan Kecamatan Mangaran, bendera sang saka merah putih di halaman Puskesmas Mangaran jarang diturunkan meski sudah larut malam.

Salah satu warga desa setempat bernama Fathor mengatakan, ia kerapkali melihat bendera sang saka merah berkibar selama 24 jam di halaman Puskesman Mangaran Kabupaten Situbondo. Seharusnya, ujar Fathor, bendera yang menjadi simbol negara tersebut di naikan sejak pagi hari hingga sore hari. “Saat jam kerja sudah selesai atau saat sore hari, bendera sang saka merah putih itu sudah harus diturunkan. Itu merupakan tugas dari petugas khusus,” jelas Fathor.

Jika suasana sudah mendekati malam atau maksimal saat akan matahari tenggelam, sang saka merah putih seyogianya sudah diturunkan dari tiang perkantoran. Setiap aparatur pemerintahan, ungkap Fathor, harus mengetahui tentang ini sebagai salah satu simbol negara. Fathor berharap agar kedepan semua OPD dan instansi pemerintahan memperhatikan secara betul tentang aturan penurunan dan pemasangan sang saka merah putih dihalaman perkantoran. “Harus betul betul ditaati oleh semua aparatur pemerintahan,” tegas Fathor.

Kepala Puskesmas Mangaran Kabupaten Situbondo Diena Fitrya ketika dikonfirmasi soal seringnya sang saka merah putih tidak diturunkan hingga malam mengaku terus terang persoalan tersebut sudah ada pihak yang bertanggung jawab sendiri. Baik saat penurunan bendera atau pemasangan bendera sudah rutin dilakukan oleh petugas khusus Puskesmasn Mangaran. “Kemungkinan saat dilihat warga, bendera sang saka merah putih masih belum diturunkan,” sergah Diena Fitrya kemarin melalui sambung Whats App (WA).

Diena Fitrya kembali menambahkan, dugaan lain dengan tidak diturunkannya bendera sang saka merah putih saat malam hari karena petugas masih diminta bantuan untuk menuntaskan pekerjaan lain. Kondisi ini, terang Diena Fitrya, diminta untuk dimaklumi karena saat ini akomodasi untuk petugas atau persiapan untuk kegiatan sudah berkurang. “Jadi semua personil itu saling mengisi untuk membantu,” pungkas Diena Fitrya. [awi]

Tags: