Gorong-gorong Ambrol Muncul Lubang Besar di Jalan Bandung

Gorong-gorong ambrol di Jalan Bandung Pemkot langsung melakukan perbaikan.

Kota Malang, Bhirawa.
Hujan deras yang mengguyur Kota Malang, menyebabkan Gorong-gorong Jalan Bandung, Kota Malang ambles. Mucul lubang besar tepat di depan Sekolah Sang Timur, pada Kamis (7/12) kemarin.

Kejadian tersebut, sontak membuat pengendara kaget, untung saja tidak sampai menelan korban jiwa. Karena petugas bergerak cepat untuk mengamankan kawasan tersebut. Lubang menganga berdiameter sekitar 2 meter dengan kedalaman 5 meter, muncul di lokasi tersebut.

Agustinus Slamet (55), saksi mata, mengatakan, jalan tersebut ambrol sekitar pukul 12.05 WIB. “Kejadiannya secara mendadak. Awalnya, berupa lubang kecil, lama-lama lubang tersebut semakin membesar,” ujarnya.

Beruntung saat kejadian, arus lalu lintas di lokasi tetsebut, tidak terlalu ramai. Sehingga, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

“Untungnya, tidak ada kendaraan atau orang yang lewat diatasnya. Setelah itu, saya langsung mengarahkan kendaraan untuk melintas di sisi yang aman,”tukasnya.

Dengan kondisi amblesnya jalan aspal tersebut, sangat membahayakan para pengguna jalan.

Mengetahui jalan aspal ambles, Kepala Dinas Perumahan Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, langsung mendatangi lokasi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang dan Satlantas Polresta Malang Kota.

Petugaspun langsung mengamankan lokasi dengan memasang pembatas jalan agar tidak dilewati kendaraan.

Dandung menjelaskan, di bawah aspal yang ambles itu terdapat gorong-gorong yang terhubung mulai Jalan Pekalongan hingga ke sungai.

“Gorong-gorong ini terhubung sepanjang 1 km dengan kedalaman sekitar 5 meter,” jelasnya.

Lebih lanjut Dadung menjelaskan, amblesnya aspal ini diperkirakan karena arus karena termakan usia.

“Kemungkinan aus karena bangunan lama, bangunan Belanda. Padahal jalan ini baru seminggu lalu kami aspal,”tuturnya.

DPUPRPKP Kota Malang langsung melakukan pembenahan dengan mendatangkan alat berat, kemudian akan kembali dicor, dan memakan waktu dua minggu.

Jalan aspal yang ambrol tersebut, kata Dandung akan dibongkar, kemudian diperbaiki diperkuat lagi dengan dicor, terakhir nanti diaspal.

“Kira-kira ini pengerjaan maksimal dua minggu,”tukasnya. [mut.gat]

Tags: