Gowes Langgar PPKM, Enam ASN Diperiksa Polisi, Wali Kota Malang Minta Maaf

Dihadapan Ketua dan sejumlah anggota DPRD Kota Malang, Wali Kota Sutiaji menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Malang, Bhirawa
Sutiaji Wali Kota Malang,kembali meminta maaf secara langsung ke publik atas kasus gowes bersama puluhan orang ke Pantai Kondang Merak, Kabupaten Malang di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III. Selain itu beberapa ASN juga menjalani pemeriksaan di Polres) Malang.
Sesuai Instruksi Mendagri soal PPKM dan Perturan Bupati Malang, M Sanusi seluruh pantai yang ada di kawasan Kabupaten Malang masih tutup atau belum diperbolehkan buka. “Kami atas nama pribadi atas nama institusi, mohon maaf yang sebesar-besarnya kepadabseluruh masyarakat Bhumi Arema yang kami cintai. Minta maaf ke seluruh Forkopimda bukan hanya Forkopimda Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu tapi seluruhnya,” kata Sutiaji, Kamis, (23/9).
Seperti diketahui Video dan foto rombongan Pemkot Malang gowes ke Pantai Kondang Merak viral di Media Sosial. Total ada 40 orang yang mengikuti gowes dengan rute Kota Malang ke Jalur Lingkar Selatan, Kabupaten Malang.
Kasus ini sedang didalami polisi, sebanyak 40 orang menjalani pemeriksaan oleh Polres Malang. “Total rombongan 40 orang. Sudah tiga hari yang lalu kita diperiksa. Jadi bertahap jadi Senin (kemarin) sudah ada diperiksa,” tutur Sutiaji.
Sebelumnya Kasat Reskrim Polres Malang Ajun Komisaris Polisi Donny Kristian Baralangi mengungkapkan 40 orang gowes menjalani swab. Termasuk Wali Kota Malang, Sutiaji, Seketaris Daerah Erik Setyo Santoso dan beberapa orang lainnya yang ikut Gowes. “Sebanyak 40 orang termasuk beliau (Wali Kota Malang),” kata Donny.
Donny mengatakan alasan melakukan swab karena mereka ingin memastikan bahwa rombongan peserta Gowes Pemkot Malang tidak ada yang terpapar Covid-19. Swab dilakukan di Labolatorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Malang dan Polres Malang. “Swab untuk memastikan dari para peserta tidak ada yang terpapar. Lokasinya di kota dan di Polres Malang di bagi 2 (rombongan swab),” tutur Donny.
Kabag Humas Pemkot Malang Donny Sandito, mengatakan enam orang ASN diperiksa terkait kasus ini di Polres Malang. “Hari ini yang diperiksa tidak banyak, dari struktural saya, lainnya staff. Ada sekitar enam orang, dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” kata Donny usai menjalani pemeriksaan.
Donny menjelaskan, ada kurang lebih 20 pertanyaan terkait agenda bersepeda Wali Kota Malang Sutiaji yang dilakukan pada Minggu, 19 September 2021. rombongan Wali Kota Malang melakukan kegiatan bersepeda dari Kota Malang menuju Kabupaten Malang.
Ia menambahkan, tidak mengetahui terkait detil perizinan agenda bersepeda rutin yang dilakukan oleh Wali Kota Malang tersebut. Ia juga tidak mengetahui, siapa yang memiliki ide untuk melakukan kegiatan bersepeda menuju ke wilayah Kabupaten Malang. “Itu (kegiatan) rutin, (untuk izin) kurang tahu. Saya hanya diajak, dan kemudian mengikuti agenda itu,” ujarnya. [mut]

Tags: