Gubernur Jatim Resmikan RSUD Srengat Blitar dan Bagikan Masker

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat membagikan Masker di Pasar Tradisional Kademangan Kabupaten Blitar didampingi Bupati Blitar, Rijanto sebagai bentuk sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19, Minggu (13/9).[Hartono/Bhirawa]

Pemkab Blitar, Bhirawa
Dalam kunjungannya di Kabupaten Blitar, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan RSUD Srengat, Sabtu (12/9) dan sekaligus membagikan masker serta memberikan bantuan sembako di Pasar Kademangan Kabupaten Blitar, Minggu (13/9).

Dalam acara peresmian pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Srengat yang berada di Kelurahan Dandong Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang didampingi Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM, secara simbolis melakukan penandatanganan batu prasasti pada Sabtu sore pukul 16.00 Wib (12/9).

Bupati Blitar, Drs. H Rijanto, MM mengatakan setelah diresmikannya RSUD Srengat oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pihaknya memastikan mulai Senin (14/9) pelayanan sudah mulai dibuka, yaitu untuk poli dan ICU, dimana untuk pelayanan sendiri sementara dipastikan tidak dipungut biaya atau gratis karena sampai saat ini pembahasan RanPerda tentang Retribusi Jasa Umum belum disahkan dan masih pembahasan akhir.

“Selain itu, pelayanan bagi pasien BPJS juga belum bisa, masih dalam kesepakatan kerjasama dengan pihak BPJS. Namun dalam waktu dekat semua pelayanan segera buka, sehingga bisa memberikan pelayanam yang maksimal kepada masyarakat,” kata Bupati Rijanto.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa usai meresmikan mengatakan RSUD Srengat yang sudah dilengkapi laboratorium PCR ini diharapkan bisa membantu masyarakat Kabupaten Blitar wilayah barat dan sekitarnya. Bahkan pihaknya juga berharap pembahasan Perbup atau Keputusan Bupati tentang Retribusi Jasa Umum (RJU) segera selsai dan selanjutnya baru rumah sakit bisa menjadi rujukan untuk melayani pasien Covid-19.

“Setelah itu, maka akan segera mendapat support berupa ventilator, dengan syarat ada dokter spesialis anestesinya. Bahkan saat ini di Pemprov sendiri ketersediaan ventilator sudah siap, karena didukung Kemenkes bagi rumah sakit rujukan yang masih membutuhkan,” kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Usai meresmikan RSUD Srengat, Gubernur Khofifah langsung bergeser ke Desa Rejowinangun Kecamatan Kademangan untuk meninjau kegiatan Usaha Kecil Menengan (UKM) yang memproduksi jajanan khas Blitar mulai opak gambir, jenang ketan dan sebagainya.

Kemudian agenda pada Minggu pagi (13/9), dengan mendatangi Pasar Tradisional Kademangan Kabupaten Blitar, Gubernur Khofifah bersama Bupati Blitar, Rijanto dan Forkopimda bagikan sembako dan masker kepada pada pedagang dan pembeli dalam rangka sosialisasikan penggunaan masker secara masif.

“Sampai saat ini kami tidak akan pernah putus dalam membagikan masker kepada masyarakat. Sebab ini merupakan cara paling efektif mencegah penularan Covid-19, yaitu dengan menggunakan masker secara benar,” ujarnya yang kemudian rombongan langsung bergeser ke Kabupaten Tulungagung untuk melakukan serangkaian kegiatan.[htn]

Tags: